Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Bali Bentuk Pusat Informasi Intelijen Daerah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali menyiapkan pembentukan pusat informasi intelijen daerah. Pusat informasi intelijen daerah nantinya akan berada di bawah koordinasi komunitas intelijen daerah (kominda), TNI dan Polri. Pembentuk pusat informasi intelijen daerah ini sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan keamanan Bali berstandar internasional.
Kepala Badan Kesbangpolinmas Provinsi Bali Gede Jaya Suartama dalam keteranganya di Denpasar (9/1/2013) mengungkapkan pembentukan pusat informasi intelijen daerah merupakan upaya dalam pelibatan masyarakat dalam menjaga keamanan. Dimana nantinya masyarakat dapat memberikan informasi terkait masalah keamanan di Bali
“Pusat informasi ini akan menerima informasi melalui online, dan disamping online juga dari laporan langsung, yang melapor kita amankan identitasnya, ini kita cross cek nanti, bener tidak informasinya, jangan sampai membuat keresahan di masyarakat, jadi kita Bali pulaunya kecil, bagaimana bisa menekan (potensi gangguan keamanan) sedini mungkin,” jelas Gede Jaya Suartama.
Jaya Suartama menyatakan, pembentukan pusat informasi intelijen daerah kini masih dalam tahap penyusunan struktur dan alur koordinasi tugas. Diharapkan pada April mendatang, lembaga tersebut telah ada dan siap beroperasional.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 432 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 362 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 308 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun