Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Pastika : 99,9 Persen Saya Tidak Lagi Dengan PDIP
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan, dalam pemilihan Gubernur Bali 2013 mendatang, sangat kecil kemungkinan dirinya akan kembali maju bersama PDIP. "Sangat kecil kemungkinannya saya lewat PDIP, karena 99,9 persen rekomendasi sudah mengarah ke pak Puspayoga," ujar Mangku Pastika,usai menghadiri seminar budaya di kampus Universitas Udayana, Denpasar. Jumat (11/1/2013).
Karena sudah kecil kemungkinan akan diusung PDIP, kata Mangku, maka ia harus menentukan sikap dalam pemilihan Gubernur Bali 2013 mendatang. "Karena sudah 99,9 persen saya sudah tidak akan diusung lagi oleh PDIP, maka 99,9 persen juga saya akan diusung oleh partai lainnya (Koalisi Bali Bersatu). Proses pemilihan gubernur sudah mulai berjalan, maka ini harus ada yang daftarkan, kalau tidak ada yang daftarkan kan nanti repot," ujar Pastika.
Mengenai sosok calon gubernur yang akan mendampinginya, Pastika menyebut sosok Bupati Karangasem saat ini Wayan Geredeg, sebagai sosok yang akan mendampinginya dalam Pemilihan Gubernur mendatang. "Awalnya ada dua nama yang muncul, yakni pak Sudikerta dan pak Geredeg. Namun karena pak Sudikerta tenaganya masih dibutuhkan di Badung, maka dipilih sosok yang waktunya lebih longgar, yakni pak Geredeg," ujarnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2918 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1284 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 911 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 830 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 660 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun