Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Survei Anjlok, SBY Diminta Segera Selamatkan Demokrat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Elektabilitas Partai Demokrat berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merosot. Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta mendesak Presiden SBY sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat agar turun tangan menyelamatkan partai.
"Kami berharap agar Bapak SBY selaku Ketua Majelis Tinggi partai segera mengambil langkah-langkah penting untuk menyelamatkan partai. Kami meminta SBY untuk mengundang dan memanggil ketum untuk mencari solusi yang terbaik," ujar Mudarta, ketika ditemui di Denpasar, Senin (4/2/2013).
Mudarta menilai SBY harus segera turun tangan mengambil langkah-langkah berani dan tegas. Bagi Mudarta, pertemuan empat mata antara SBY dengan Anas itu penting terkait terus merosotnya elektabilitas partai berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyatakan hanya 8,3 persen responden yang memilih Demokrat.
Mudarta mengaku tersentak dengan hasil survei yang terus anjlok. Penurunan tingkat kepercayaan publik dari 21 persen hingga 8,3 persen seperti dilansir hasil survei Saiful Muzani Research Consulting, dinilai Mudarta cukup tajam sehingga harus ada langkah penyelamatan partai.
"Terus terang kami tersentak, kaget dan sedih. Ini penurunan luar biasa dan tidak lazim terjadi dalam dunia politik," imbuh Mudarta. Agar tidak semakin terpuruk lagi menjelang Pemilu 2014, Mudarta memandang harus ada perbaikan signifikan di tubuh partai Demokrat. Politisi asal Jembrana itu berharap sebelum pemilihan legislatif (pileg) digelar, segala persoalan yang menerpa Partai Demokrat harus sudah tuntas.
"Hanya SBY yang bisa mengembalikan taksu Partai Demokrat yang bersih, cerdas dan santun. Makanya beliau (SBY) harus memanggil ketua umum Anas untuk bertemu secara empat mata mencari solusi terbaik dalam menyelamatkan partai. Langkah itu penting untuk proses penyelamatan dan mengembalikan kejayaan Partai Demokrat sebagai partai yang berpolitik secara bersih, cerdas dan santun," pintanya.
Mudarta mengaku, banyak kader yang mempertanyakan penyebab menurunnya hasil survei tersebut karena masyarakat tidak percaya lagi dengan elite yang tersangkut beberapa kasus.
"Seluruh kader di Bali mendesak agar para elite bisa melakukan sesuatu untuk mengembalikan branding PD yang bersih dan santun. Sekarang hanya SBY yang bisa melakukan itu," jelasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2917 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1284 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 911 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 830 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 660 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun