Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Bali Butuhkan Status Daerah Istimewa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan yang dibutuhkan Bali pada dasarnya bukan status otonomi khusus (otsus) tetapi status sebagai daerah istimewa. Status daerah istimewa tersebut diperlukan karena Bali merupakan pulau yang kecil sehingga memerlukan sistem manajemen pengelolaan pulau sebagai satu kesatuan pengelolaan di tingkat provinsi.
Pastika dalam keterangannya di Denpasar (5/2/2013) mengungkapkan dengan status daerah istimewa maka provinsi
memiliki kewenangan dalam hal pengelolaan tata ruang, sebab selama ini dengan otonomi daerah pengaturan tata ruang berada di tingkat kabupaten/kota. Selain itu dengan status daerah istimewa kewenangan pemberian izin IMB hotel juga
ditentukan oleh provinsi bukan kabupaten/kota.
“sekarang misalnya memberikan IMB hotel yang di Kabupaten, naik ke provinsi sekarang ini travel biro kewenanganya di kabupaten berdasarkan undang-undang pariwisata, kalau travel biro izinya di kabupaten, padahal dia lintas kabupaten, lintas provinsi, lintas negara bahkan, kalau terjadi sesuatu di Ceko Slovakia misalnya, siapa yang ngurus, apa kabupaten punya kemampuan ngurus itu” papar Made Mangku Pastika.
Pastika menambahkan jika Bali mengusulkan untuk meminta status otonomi khusus juga sangat tidak baik, karena selalu pengajuan status otonomi khusus diidentikkan dengan keinginan untuk merdeka. Sebelumnya beberapa tokoh masyarakat Bali mengusulkan agar Bali mendapatkan status otonomi khusus, dengan tujuan melindungi budaya dan adat
Bali.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3300 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 712 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman