Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Tahun 2015 City Gas Terwujud di Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Di tahun 2015, Kabupaten Buleleng ditargetkan akan menjadi 'City Gas'. Ini setelah Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra melakukan Penandantanganan MoU dengan Perusahaan Gas Nasional (PGN) sejak 30 Desember 2012 lalu. Selanjutnya MOU tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan pertemuan dengan Dirjen Migas yang akan dilakukan Kamis (28/2/2013) di Jakarta.
”Kamis ini saya diundang ke Jakarta oleh Dirjen Migas untuk membicarakan City Gas ini. Kendati baru sebatas MoU, namun secara tekhnis rencana tersebut sudah cukup matang dan program tersebut akan dimulai di tahun ini.
Infrastruktur akan dibangun tahun 2014, dan diharapkan tahun 2015 sudah selesai. Kedepannya City Gas ini akan dikembangkan menjadi gas tenaga listrik untuk pembangkit listrik atau Power Plan,” ungkap Wabup Sutjidra, kepada kabarbuleleng.com, Selasa (26/2/2013).
Pada tahap awal, direncanakan program ini akan melayani sekitar 4.000 rumah tangga dengan sasaran awal berada di daerah perkotaan dan sekitarnya. Selanjutnya program city gas akan menjangkau daerah pinggiran.
”Tahap pertama, proyek city gas ini akan melayani hanya 4.000 rumah tangga, nantinya akan bisa mengcover seluruh masyarakat di perkotaan. Penggunaan gas ini nantinya jauh lebih murah dari biaya gas saat ini,” papar Sutjidra.
Dipilihnya Buleleng sebagai pilot project 'City Gas' di Bali tidak terlepas dari potensi wilayah Buleleng, dimana perairan Buleleng bagian Utara – perbatasan Madura menyimpan Gas Bumi yang sangat besar.
Sumber energi gas akan diambil dari kawasan eksplorasi di kawasan Bali Utara diantaranya Pagerungan Madura yang lokasinya berbatasan langsung dengan perairan utara Buleleng. Selanjutnya gas akan dialirakan melalui pipa gas.
City Gas merupakan program pemerintah (kementrian ESDM) yang memaksimalkan pemanfaatan gas alam untuk kebutuhan rumah tangga. Didistribusikan melalui sistem perpipaan layaknya distibusi air PAM. Beberapa kota seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Cirebon, Palembang, Surabaya dan Medan, sudah lama menikmati bahan bakar gas jenis ini.
Berupa gas alam yang didistribusikan melaui pipa-bipa baja maupun pipa polyethylen (PE) yang masuk hingga ke rumah-rumah warga. Diharapkan dengan program city gas ini, pemanfaatan gas bumi bisa tersebar di berbagai kota lain.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2796 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2028 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1969 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1801 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun