Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Usai Pesta Arak, Nyawa Pun Melayang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dewa Nyoman Wiryawan (31) meregang nyawa setelah dipukuli tiga temannya usai berpesta arak. Sebelum tewas, Wiryawan mendapat perawatan intensif selama empat hari di Rumah Sakit Bali Med Denpasar.
"Peristiwa pengeroyokan terhadap korban terjadi pada 27 Februari 2013 sekira pukul 17.30 WITA. Korban dan pelaku saat itu minum arak di salah satu kedai di depan salah satu pelaku," kata Kasi Humas Polsek Denpasar Barat, Ajun Inspektur Ketut Merta Bujangga, di Mapolsek Denpasar Barat, Minggu (3/3/2013).
Bujangga menjelaskan, pada saat kejadian, korban mengajak serta dua temannya. Pada saat sama, pelaku yang berjumlah tiga orang masing-masing kadek Eris Restiawan, Gede Putra Dana dan Gede Sudira Brata datang untuk minum arak bersama.
"Usai minum, korban pamit sambil menyalami pelaku Kadek Eris Restiawan. Jabatannya terlalu erat, yang dibalas jabatan erat pula oleh pelaku," terangnya. Saat itulah korban disebut-sebut menantang pelaku Kadek Eris Restiawan. Merasa ditantang, Eris menyambut ajakan itu. Namun korban membatalkan tantangannya dan berlalu pergi.
Merasa tidak puas, ketiga pelaku mengejar korban. Korban ditemukan di toko berjejaring, Cirkle K. Tanpa banyak tanya, korban dipukuli bertubi-tubi hingga tak sadarkan diri. "Atas perbuatannya tersangka kami jerat pasal 170 KUHP. Ancaman hukumannya 12 tahun penjara," imbuh Bujangga.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun