Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Sumpek di Golkar, Widiada Pindah ke Nasdem
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Widiada, memutuskan pindah ke Partai Nasdem. Ia mengaku sumpek dan tidak nyaman lagi, setelah 30 tahun mengabdi di partai Golkar.
"Saya sudah 30 tahun di Partai Golkar. Golkar kini menjadi partai yang besar. Tetapi karena sudah terlalu besar, maka saya merasa sudah sangat sumpek, sudah tidak nyaman lagi berada di sana. Untuk itu saya memutuskan bergabung dengan Partai Nasdem," kata Widiada, di Puri Peguyangan Denpasar, Rabu (6/3/2013).
Widiada mengaku sudah menyampaikan surat mundur secara resmi kepada Partai Golkar. Ia selanjutnya akan menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kota Denpasar. Partai Nasdem sendiri pada Pemilihan Gubernur 15 Mei depan sudah menyatakan mendukung paket yang diusung PDIP, Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (paket PAS). Terkait hal ini, Widiada mengaku siap memenangkan paket PAS
Widiada menyatakan akan mengajak serta gerbongnya di Golkar untuk bergabung bersama partai Nasdem. "Nanti akan saya coba komunikasikan. Untuk pemilih tradisional tak jadi masalah. Tapi untuk pemilih intelektual, itu yang perlu saya komunikasikan lagi,'katanya.
Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 lalu, Anak Agung Ngurah Gede Widiada meraup dukungan 4.300 suara. Dengan perolehan suara ini ia terpilih sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan