Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sumpek di Golkar, Widiada Pindah ke Nasdem
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Widiada, memutuskan pindah ke Partai Nasdem. Ia mengaku sumpek dan tidak nyaman lagi, setelah 30 tahun mengabdi di partai Golkar.
"Saya sudah 30 tahun di Partai Golkar. Golkar kini menjadi partai yang besar. Tetapi karena sudah terlalu besar, maka saya merasa sudah sangat sumpek, sudah tidak nyaman lagi berada di sana. Untuk itu saya memutuskan bergabung dengan Partai Nasdem," kata Widiada, di Puri Peguyangan Denpasar, Rabu (6/3/2013).
Widiada mengaku sudah menyampaikan surat mundur secara resmi kepada Partai Golkar. Ia selanjutnya akan menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kota Denpasar. Partai Nasdem sendiri pada Pemilihan Gubernur 15 Mei depan sudah menyatakan mendukung paket yang diusung PDIP, Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (paket PAS). Terkait hal ini, Widiada mengaku siap memenangkan paket PAS
Widiada menyatakan akan mengajak serta gerbongnya di Golkar untuk bergabung bersama partai Nasdem. "Nanti akan saya coba komunikasikan. Untuk pemilih tradisional tak jadi masalah. Tapi untuk pemilih intelektual, itu yang perlu saya komunikasikan lagi,'katanya.
Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 lalu, Anak Agung Ngurah Gede Widiada meraup dukungan 4.300 suara. Dengan perolehan suara ini ia terpilih sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2035 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun