Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pastika Tetap Buka Pintu Damai Bagi Bali Post
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui tetap membuka pintu damai kepada media Bali Post terkait pemberitaan bohong yang dilakukan media tersebut. Langkah ini dilakukan bekas Kapolda Bali tersebut karena tidak ingin mematikan pers, karena mematikan pers merupakan simbul atau tanda kehancuran demokrasi.
Pastika dalam keteranganya di Denpasar (8/3/2013) mengakui telah memaafkan media Bali Post sejak lama, sehingga peluang untuk mempidanakan Bali Post tidak dilakukan. Namun hingga kini belum ada niat baik dari manajemen Bali Post untuk meminta maaf atas pemberitaan bohong yang dilakukan.
“setelah empat belas hari setelah ini mereka punya waktu cukup untuk kasasi, kalau kasasi berarti tidak ada niat baik, kita lihat seperti apa, salah satu pertanda orang mau damai atau tidak, mau hidup dalam kerukunan atau tidak , Bali post sudah saya maafkan dalam hati saya tetapi secara hukum ada pertanggungjawaban hukum” tegas Made Mangku Pastika.
Made Mangku Pastika berharap media Bali Post mengetahui kesalahannya dan tidak mengulanginya lagi. Sebelumnya dalam proses bading di Pengadilan Tinggi Bali, majelis hakim juga telah memutuskan bahwa media Bali Post telah melakukan kesalahan dengan membuat berita bohong. Dimana Bali Post memberitakan bahwa Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan akan membubarkan desa pekraman.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun