Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Nyepi di Bali, Siaran TV dan Radio Stop 24 Jam
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk menjaga kekhusyukan Catur Brata Penyepian yang dilaksanakan umat Hindu Bali pada Selasa 12 Maret 2013, aktivitas penyiaran di Pulau Bali dihentikan total selama 24 jam.
"Berdasarkan dari rapat koordinasi dengan DPRD Bali, Pemprov Bali, lembaga penyiaran, tokoh masyarakat, PHDI Bali, MUDP Bali dan elemen lainnya, disepakati agar televisi, radio, televisi berbayar dan radio komunitas untuk tidak bersiaran selama Nyepi," jelas Koordinator Bidang Perizinan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, Nyoman Mardika, kepada wartawan, di Denpasar, Senin (11/3/2013).
Menurut pria murah senyum ini, siaran TV dan Radio di Bali akan ditiadakan selama 24 jam mulai Selasa 12 Maret 2013 pukul 06.00 WITA hingga Rabu 13 Maret pukul 06.00 WITA. "Demi toleransi antarumat beragama, seluruh lembaga penyiaran agar tunduk dan patuh pada kesepakatan tidak bersiaran tersebut," ungkapnya. Jika ada yang melanggar kesepakatan, Mardika mengaku instansinya akan memberikan saksi tegas.
Mardika tak menampik jika di beberapa daerah seperti Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Jembrana masih menangkap siaran radio dan televisi berbayar, dan parabola frekuensi dari Pulau Jawa. Namun ia sendiri sudah mengidentifikasi siaran radio dan televisi berbayar yang berbasis di Pulau Jawa.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2399 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun