Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Warga Bali Berduyun-duyun Serbu Pantai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ribuan warga Bali tampak berduyun-duyun mendatangi pantai, pasca jatuhnya pesawat Lion Air JT 960 rute Bandung-Denpasar yang nyemplung ke laut saat landing di Bandara Ngurah Rai, Bali.
Warga yang tampak penasaran itu, dengan mengendarai sepeda motor, menyerbu sejumlah pantai di Bali agar bisa melihat langsung bangkai pesawat Lion Air itu. "Iya kita penasaran ingin melihat secara langsung jatuhnya Lion Air," ujar Wayan Adi, ketika ditemui di sekitar pantai, Sabtu (13/4/2013) sore.
Meski harus menembus kemacetan akibat ribuan warga yang tumplek hendak kelaut, mereka tampak antusias terus merangsek menuju lokasi. " Ndak kelihatan mas, saya sudah berusaha mendekat tapi pesawat yang jatuh itu jauh dari jangkauan warga. Kecuali kita masuk ke dalam bandara baru kelihatan di barat bandara," jelasnya.
Adapun pantai-pantai yang diserbu warga antara lain Pantai Kedonganan, Pantai Jimbaran, Pantai Jerman. Sebagian besar warga tampak kecelik dan gagal bisa melihat langsung pesawat yang naas tersebut. "Sudah susah tetep saja ndak bisa lihat. Sudah tiga pantai saya datangi biar bisa lihat tapi ndak bisa karena jauh dari jangkauan. Mending nonton berita di televisi aja ndak susah," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, sekitar pukul 15.53 Wita, pesawat Lion Air yang mengangkut 101 penumpang itu nyemplung ke laut. Burung besi itu jatuh ke laut diujung landasan ketika hendak landing di Airport Ngurah Rai Bali.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3332 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan