Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
KPI Bali Didesak Cabut Izin Operasional Bali TV
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 100 orang yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Bali Cerdas mendatangani Kantor Komisi penyiaran Indonesia (KPI) Bali untuk mendesak KPI untuk mencabut izin operasional Bali TV. Desakan tersebut disampaikan karena selama ini pemberitaan dari Bali TV cenderung provokatif dan keluar dari etika jurnalistik.
Juru Bicara Aliansi Masyarakat Bali Cerdas Wayan Suata dalam keteranganya di Renon (10/5/2013) mengatakan pencantuman banner infuse bertuliskan “Ganti Gubernur “ Bali pada siaran Bali TV merupakan bentuk provokasi. Selain itu kata Ganti Gubernur juga merupakan bentuk penghinaan terhadap gubernur yang dipilih langsung oleh masyarakat Bali melalui pesta demokrasi.
“kalau media ini selalu menghina pak Mangku Pastika, sama artinya menghina masyarakat Bali, karena masyarakat Bali telah memilih Pak Mangku sebagai gubernur sampai periode Agustus yang akan datang , jadi kalau beliau dihina sama saja media ini menginjak-injak masyarakat Bali, apa ini tidak disebut provokator masyarakat Bali” ujar Wayan Suata.
Wayan Suata berharap Bali TV memberitakan proses pemilihan gubernur secara adil dan tidak hanya menonjolkan satu pasangan calon gubernur saja.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4652 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2620 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2277 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2220 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan