Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cuaca Buruk, Nelayan di Jembrana Enggan Melaut
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Akibat cuaca buruk yang disertai hujan sejak seminggu terakhir berdampak pada aktivitas para penangkap ikan di wilayah pesisir pantai selatan Kabupaten Jembrana Sabtu (1/6). Seperti yang dialami oleh para nelayan di Desa Air Kuning Kecamatan Jembrana. Mereka enggan melaut lantaran gelombang tinggi yang sebabkan cuaca buruk.
Para nelayan ini lebih memilih tidak melaut dan memperbaiki perahunya saat waktu kosong mereka. Seperti yang dilakukan oleh seorang nelayan asal Desa Air Kuning Kasmirin(45), dia enggan melaut karena cuaca yg kurang baik.
"Cuacanya sangat buruk sekarang, makanya tidak melaut," ungkapnya. Dia juga menambahkan untuk mengisi kekosongannya, bersama rekan rekan seprofesinya tersebut memperbaiki jukungnya.
"daripada gak ngapa ngapain lebih saya benahi jukunya saya sendiri," imbuhnya.
Selain para nelayan di Desa Air Kuning, hal yang sama juga dialami oleh nelayan di Desa Perancak Jembrana. Jukung yang biasanya digunakan untuk menangkap ikan, kini diparkir di pinggir pantai setempat. Mereka tidak berani melaut karena cuaca yang tidak bersahabat sehingga dianggap sangat membahayakan jiwa mereka.
Dari beberapa nelayan yang meskipun ada yang melaut, namun mereka tidak berani terlalu jauh untuk menangkap ikan. Mereka beraharap cuaca segera kembali normal sehingga bisa berkativitas kembali.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan