Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Saatnya Bali Kembangkan Paket Wisata Kreatif
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali diminta untuk mulai mengembangkan paket wisata kreatif dalam usaha untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke Bali.
Paket wisata kreatif yang dimaksud adalah paket wisata berupa kegiatan, dimana wisatawan didalamnya dapat terlibat langsung, seperti paket ekowisata yang berupa wisata pelestarian alam ataupun pelestarian obyek wisata .
Direktur Eksekutif Asosiasi Hotel Bali Djinaldi Gosana dalam keteranganya di Renon menyampaikan paket wisata kreatif akan memberikan cirri khas tersendiri bagi pariwisata Bali. Paket wisata kreatif juga sangat cocok dikembangkan saat musim low session atau kunjungan wisatawan rendah.
“Bagaimana mendatangkan wisatawan saat low session, kreatif tourism dengan macam-macam kegiatan bagaimana menarik wisatawan datang untuk berpartisipasi disitu, kalau kita mau menyaingi wisata luar negeri mungkin tidak berimbang, kita harus punya citra tersendiri” Djinaldi Gosana
Djinaldi Gosana menambahkan cukup banyak wisata kreatif yang dapat dikembangkan di Bali. Wisata kreatif juga akan memberi kesan tersendiri bagi wisatawan yang terlibat, sehingga besar kemungkinan wisatawan tersebut akan kembali untuk berlibur dan berpartisipasi.(mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2763 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun