Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
5 Tahun Jebol, Jembatan Margesari–Tibudalem Belum Diperbaiki
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Pupuan. Warga banjar Margesari dan Tibudalem, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan senantiasa was-was ketika melewati jembatan penghubung dua banjar tersebut. Rasa was-was warga karena jembatan yang merupakan satu-satunya akses jalan masuk kondisinya rusak parah dan jebol.
Sebelum ada korban, warga meminta kepada Pemkab untuk segera memperbaiki jembatan yang rusak sejak 5 tahun lalu itu. Menurut Nengah Sukanada, jembatan itu telah rusak dan jebol sejak 5 tahun lalu. Jembatan yang menghubungkan Banjar Margesari dengan Banjar Tibudalem sepanjang 16 meter itu dibangun tahun 1990.
“Kami berharap Pemkab Tabanan segera turun dan meperbaiki jembatan kami yang jebol, Kami tidak mau kejadian jebolnya terotoar di Tabanan yang merenggut korban jiwa, terulang kembali,” tandasnya.
Warga Pujungan lainnya berharap minimal Pemkab Tabanan bisa lakukan tambal sulam agar jebol tak makin lebar. Sebab jika dibiarkan tanpa perbaikan, niscaya menimbulkan kerusakan berat. Bahkan lubang menganga yang mengancam keselamatan pengguna jembatan, khususnya malam hari.
“Jika Pemkab Tabanan tanggap, minimal diupayakan tambal sulam dulu agar lubang itu tak membesar. Semoga Pemkab Tabanan lebih peka dengan kondisi infrastruktur yang hancur dan tak sampai menunggu makan tumbal,” pinta warga.
Karena menurut warga setempat jembatan itu sangat vital bagi warga Banjar Tibudalem yang didukung 250 kepala keluarga. Sebab jembatan itu satu-satunya akses keluar untuk interaksi dengan banjar dan desa lainnya. Termasuk akses menuju Kecamatan Busungbiu, Buleleng.
Perbekel Desa Pujungan Gede Putu Santiarta dikonfirmasi terpisah membenarkan kondisi jembatan yang hancur. Dikatakan, pihak desa setiap 2 bulan sekali selalu ganti papan kayu jembatan itu. Sebab aspal jembatan beli (hidup atau bergoyang ketika dilintasi) sejak lama terkelupas.
“Kondisinya sangat hancur. Kalau besinya masih kuat. Namun aspal telah lama terkelupas. Sekarang kita pasangi kayu. Ganti kayu jebol hampir tiap dua bulan dengan dana APBDes, sebab cepat sekali jebol,” ungkap Santiarta.
“Kami sudah pernah menghadap Ibu Bupati mengatakan kondisi jembatan yang rusak dan memohon perbaikan,” jelasnya. Camat Pupuan, Putu Arya Suta juga mengakui rusaknya jembatan di Margesari dan Tibudalem, Desa Pujungan. Ia berharap permohonan masyarakat segera mendapat perhatian.
Laporan rusaknya jembatan Margesari dan Tibudalem, sudah diterima Kadis PU Tabanan I Gusti Ngurah Anom Antara. Pihaknya masih mendalami laporan tersebut dan akan melakukan pemeriksaan ke lapangan. “Laporan itu segera kita periksa dan usulkan agar dapat perbaikan,” terangnya. (nod)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli