Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Jelang Miss World dan KTT APEC, Gilimanuk Dijaga Ketat
denpasar
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Gilimanuk. Jelang event Miss World dan penyelenggaraan KTT APEC di Bali, jajaran kepolisian Polres Jembrana memperketat penjagaan dan pemeriksaan kendaraan dan penumpang di pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Menjelang pelaksanaan Miss World dan KTT APEC, pintu masuk Bali di Gilimanuk dijaga ketat aparat kepolisian Polres Jembrana dan Brimob Polda Bali bersenjata lengkap.
Di pelabuhan Gilimanuk, aparat kepolisian Polres Jembrana dan personil Brimob Polda Bali memeriksa dengan ketat semua kendaraan yang masuk Bali mulai bus, truk, mobil pribadi, dan sepeda motor. Tak hanya memeriksa kendaraan dan para penumpang, petugas kepolisian juga memeriksa barang yang dibawa di dalam kendaraan.
“Langkah ini dilakukan untuk mengamankan dua event besar bertaraf internasional yang digelar di Bali, yakni Miss World dan KTT APEC,”tegas Kompol Wayan Surata, Kabag Ops Polres Jembrana.
Selain aparat kepolisian, penjagaan di Pelabuhan Gilimanuk juga melibatkan sejumlah personil TNI bersenjata lengkap. Penjagaan ketat ini akan terus dilakukan hingga berlangsungnya acara Miss World 2013 dan KTT APEC bulan Oktober.(jsp)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2333 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun