Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Wartawan Kelaparan, Keluhkan Panitia Miss World Pelit
nusa dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Nusa Dua. Di balik hingar bingar perhelatan kontes Miss Word di Nusa Dua Bali, ternyata ada cerita memilukan akibat kurang profesionalnya pihak panitia sehingga membuat sejumlah wartawan mengeluh kelaparan.
Awak media yang telah sekian lama meliput namun hanya di sediakan air putih dan snack di media center. Sebagian besar jurnalis yang meliput ajang ratu sejagat itu mengaku kecewa dengan perlakukan panitia penyelenggara.
Bagaiamana tidak, mereka yang sejak sore hari hari berada di lokasi namun hingga malam hari tidak diberikan konsumsi berupa nasi. "Panitia tidak becus nie. Masak ajang sekelas dunia kita hanya disediakan air putih," ujar beberapa jurnalis di media center kontes Miss Word, di Nusa Dua, Bali, Minggu (8/9/2013).
Beberapa jurnalis lainnya menyampaikan bahwa selain air putih panitia hanya menyediakan snack dan itupun dibatasi pengambilannya. "Waduh ndak bener ini. Tidak tahu kita kelaparan kali, kok snack dibatasi. Satu media cuman satu snack," imbuh sejumlah awak media lainnya.
Bagi awak media, penyelenggaraan event bertaraf internasional namun tidak dibarengi pelayanan maksimal dari pihak panitia Miss World yang dinilai pelit bagi kalangan wartawan. "Katanya penyelenggara dari media populer, tapi kok sikap panitia kayaknya pelit dan kurang menghargai kerja jurnalis," seloroh seorang jurnalis yang tidak mau namanya di ekspose. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan