Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Helikopter Pengamanan KTT APEC Tersangkut Tali Layangan
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meski telah dihimbau agar warga di wilayah Bali Selatan tidak bermain layang-layang, namun hal itu tampaknya kurang diindahkan warga. Buktinya, beberapa helikopter pengamanan KTT APEC yang melakukan patroli dan terbang cukup rendah tersangkut tali layang-layang.
Akibat insiden Layang-layang yang telah menghambat gerak anggota TNI dan Polri yang melakukan patroli di Bali itu membuat Wakil Komandan Komando Gabungan Pengamanan KTT APEC Komisaris Jenderal Badrudin Haiti bersama unsur pengaman lainnya langsung menghadap Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta.
"Saya harap kalau ada himbauan jangan bermain layangan untuk sementara waktu mohon didengarkan. Kini sudah terbukti ada kejadian tali layang-layang nyangkut di helikopter," ujarnya, Kamis (3/10/2013) sore.
Sambil memperlihatkan barang bukti berupa gulungan tali layang-layang yang dibongkar dari badan helikopter, Komjen Badrudin mengaku menyayangkan sikap warga yang mengabaikan himbauan petugas agar tidak bermain layang-layang selama APEC.
"Tali layang -layang yang sudah tidak berwujud ini didapatkan di kawasan Nusa Dua. Ini untuk keamanan kita semua, Bali harus diamankan, apalagi sekarang APEC berskala internasional," pintanya.
Kejadian ini segera direspon Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta yang mulai melayangkan surat peringatan kepada seluruh walikota dan bupati di Bali agar menegur warga yang bandel bermain layangan. Larangan kali ini, kata Sudikerta bersifat lebih tegas dari himbauan sebelumnya yakni layangan akan diturunkan dan warga yang bermain layangan akan dikenai sanksi.
"Surat tersebut menugaskan para pemimpin kabupaten dan kota di Bali untuk melakukan larangan kepada masyarakat untuk tidak menaikkan layangan hingga 9 Oktober nanti. Surat itu sudah saya tanda tangan, tinggal dikirim kepada seluruh bupati dan walikota," kata Sudikerta.
Larangan tegas itu, sambung mantan Wakil Bupati Badung itu nantinya akan mendapat pengawasan ketat dari tim pengamanan TNI dan Polri, serta mendapat bantuan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di tiap kota dan provinsi agar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pasific Aconomic Cooperation (APEC) di Bali bisa berjalan lancar dan sukses.[dws]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1929 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1511 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun