Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Diolok-Olok Media, SBY Disebut Galau
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai galau dengan menyebut selama 2,5 tahun media massa mengolok-olok Partai Demokrat.
"Wajar saja kalau Beliau galau dengan realitas media yang terus kritik Partai Demokrat," kata Sekjend Center Information And Cultural Studies (CSIS) Hidayat Nahwi Rasul kepada INILAH.COM, Minggu (27/10/2013).
Menurut Hidayat, ada tiga hal yang membuat selama ini media terkesan menyerang Partai Demokrat. Hal pertama, Demokrasi Indonesia yang longgar hingga kritik mudah dilontarkan.
"Kepemilikan media terkait dengan aktor-aktor yang aktif di dunia Politik dan media yang sangat bebas," kata Ketua DPP LDII ini.
Lebih lanjut dikatakan Hidayat, dengan melihat pada tiga fakta yang dipaparkannya, maka wajar jika di ruang publik terjadi hingar bingar issu politik, baik yang sifatnya mengkritik ataupun yang menjatuhkan.
Sebelumnya, saat Temu Kader Nasional Partai Demokrat di SICC Sentul, SBY sempat 'curhat' jika selama 2,5 tahun, media selalu mengolok-olok Partai Demokrat. Bahkan ada satu media yang menelanjangi Partai Demokrat.
Untuk itu, Ketua Umum yang menangkap Ketua Majelis Tinggi ini meminta kader Demokrat untuk melawan karena sudah kelewatan. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun