Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Wakapolda Dikenal Jenderal Yang Disiplin dan Humoris
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meninggalnya Wakapolda Bali Brigjen Dewa Putu Anom mengejutkan banyak pihak. Dimata bawahan, selain dikenal humoris, ia dikenal sebagai sosok yang disiplin dan pekerja keras.
Menurut Ipda. Wahyu Joko Nugroho yang mengenal almarhum sejak ditugaskan di Polda Bali tahun 2012, Brigjen Anom dinilai sebagai pemimpin yang supel dan ramah terhadap bawahan.
"Beliau sangat supel dan ramah. Beliau juga banyak memberi wejangan kepada bawahan. Beliau humoris dan selalu memotivasi kami dalam bekerja. Kami kaget dan sangat kehilangan sosok beliau," ujar Wahyu ketika ditemui Nusa Dua, Bali, Selasa (26/11/2013).
Wahyu yang alumnus Akpol Semarang tahun 2012 ini mengaku wejangan yang selalu diingatnya yakni sebagai seorang polisi dirinya jangan diminta jangan sampai menyesal dengan profesi yang dijalani saat ini. "Pesan beliau yang selalu saya ingat bahwa kita harus menikmati pekerjaan sebagai polisi karena itu membuat kita bisa lebih ringan menjalani hidup ini," jelasnya.
Pria asal Semarang Jawa Tengah yang kini menjabat Perwira Unit 1 Sat Intel Polsek Kuta Selatan juga menuturkan bahwa selama dinas di Polda Bali ia mengenal Brigjen Anom yang juga mantan Kapolres Tabanan dan Gianyar itu sebagai sosok yang disiplin dalam pekerjaan dan serius dalam bekerja. "Dimata bawahan, Brigjen Anom dikenal sangat pengertian dan berempati pada bawahan," pungkasnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3310 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman