Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Perempuan Hong Kong Kekurangan Laki-Laki
hongkong
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Hong Kong. Hong Kong tengah mengalami krisis lelaki. Sensus tahun 2011 mengungkap 209 ribu wanita hidup sendiri. Artinya satu dari lima perempuan membutuhkan pria.
‘’Banyak teman saya panik karena mereka tidak berhasil menemukan cowoknya,’’ kata Phoebe. Wanita pengacara berusia 24 tahun mengaku cowok Asia lebih tertarik pada cewek berusia 25 tahun ketimbang cewek yang lebih tua. ‘’Kalau tidak cepat-cepat menikah, kesempatannya semakin sempit,’’ katanya.
Seperti ditulis The Atlantic, penyebab utamadi Hong Kong bukan karena usia, tetapi karena jumlah cowok makin mengkerut. Kini terdapat 876 cowok bagi setiap 1.000 cewek, dan pada tahun 2036, jumlahnya 763 berbanding 1000 cowok.
Sekitar 50 tahun silam, rasio lelaki dan perempuan di Hong Kong masih seimbang. Namun belakangan ini, seiring dengan banyaknya tenaga kerja dari Filipina dan Indonesia, jumlah cewek di Hong Kong semakin besar. Jumlah pendatang cewek yang mencapai 300 ribu orang, membuat cewek asli Hong Kong semakin kebat-kebit akan masa depannya.
Dr Suzanne Choi, periset gender di Chinese University of Hong Kong menyebut sejumlah faktor penyebabnya. Menurutnya, status sosial wanita Hong Kong lebih tinggi ketimbang kaum pria. ‘’Lebih independen dan berpendidikan tinggi, sehingga banyak lelaki yang sulit mencari cewek dari kalangan sederhana atau satu peringkat,’’ kata Choi.
Jika ini terus berlangsung, sambung Choi, maka tingkat kesuburan wanita Hong Kong akan menurun, dan meningkatkan konflik rumah tangga pasangan China daratan dan pria Hong Kong. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 769 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 697 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 381 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 328 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun