Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Megawati Malu Ratu Atut jadi Tahanan KPK
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyindir Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang kini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Saat itu Mega mengaku bangga dengan adanya kaum perempuan yang bisa aktif dan sukses dalam karir politiknya, bahkan menjadi kepala daerah seperti Gubernur Banten, Ratu Atut.
Namun Atut kini tersangkut masalah hukum, dan sudah menjadi tersangka yang ditahan oleh KPK.
"Benar perempuan memang ada yang berpolitik, bahkan sampai jadi gubernur. Tapi nggak malu apa kita, dia sekarang masuk tahanan KPK," kata Mega dalam pidatonya saat acara peringatan Hari Ibu yang jatuh di GOR Otista, Minggu (22/12/2013).
Selain itu, putri Presiden RI pertama ini juga membahas bagaimana kaum ibu dan perempuan Indonesia masih lemah dibandingkan kaum laki-laki.
Ia menilai, kaum perempuan belum aktif memperjuangkan hak-haknya.
"Dalam konstitusi tidak disebutkan laki-laki dan perempuan. Tapi dikatakan hak warga negara sama. Tidak dibedakan suku agama juga jenis (di dalamnya)," ungkapnya.
Perempuan juga sangat sedikit yang aktif dalam politik. Kebanyakan dari mereka yang ingin aktif, lanjut Mega, selalu terganjal oleh larangan dari suaminya.
"Nggak bisa, Bu. Saya sebenarnya kepengin, tapi enggak boleh sama suami saya," ujar Megawati menirukan para perempuan yang mengadu kepadanya. [bbn/inilah]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2803 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun