Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ketut Pujayasa Tak Punya Masalah Kinerja
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebelum melakukan penyerangan terhadap seorang penumpang, kru kapal pesiar asal Bali Ketut Pujayasa (28) tidak memiliki masalah di tempatnya bekerja. Seperti yang dilansir dari Daily Mail, perusahaan kapal pesiar Holland America mengatakan, sebelum insiden penyerangan ini terjadi, Pujayasa diketahui tidak memiliki catatan kriminal. Pujayasa juga tidak memiliki masalah kinerja sebelum serangan terjadi.
Sebelumnya diberitakan, seorang warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai awak kabin di Kapal Pesiar Holland America, Ketut Pujayasa (28), ditangkap di Florida. Ini setelah ia mengakui hendak memperkosa dan memukuli seorang penumpang berkebangsaan Amerika Serikat, Rabu (19/2/2014)
Kepada FBI, Pujayasa mengakui dirinya melakukan penyerangan. Ini karena sang korban, perempuan berusia 31 tahun, menghinanya ketika ia mencoba mengantarkan sarapan pagi pada Hari Valentine, 14 Februari 2014 lalu.
Pujayasa mengaku dirinya memutuskan menyerang penumpang yang tak disebutkan namanya itu setelah sang korban mengeluarkan kata hinaan saat ia mengetuk pintu untuk membawa sarapan.
"Pujayasa mengaku kata umpatan penumpang itu sangat menghinanya dan orang tuanya.
Dia marah dan sedih seharian," ungkap Agen FBI David Nunez dalam pernyataan tertulisnya seperti yang dilansir dari Daily Mail.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2817 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun