Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Cemburu, Motif Pembantaian Warga Amerika Paul Robb
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pembunuhan sadis terhadap warga Amerika Serikat Paul Robb Laturell (54) di Denpasar Bali, berlatar belakang adanya rasa cemburu dari pelaku pembunuhan. Hal ini terungkap dalam pemeriksaan terhadap tersangka MF di Polresta Denpasar. Kapolresta Denpasar Kombes Pol Djoko Hari Utomo mengatakan MF ditangkap karena ia memiliki peran penting atas tewasnya aktivis peduli HIV/Aids itu. "MF Sudah diamankan. Ada pelaku lainnya yang kami curigai terlibat. Masih kami kembangkan kasusnya," ujar Djoko di Denpasar, Senin (24/2/2014).
Menurut Djoko, dari pengakuan awal MF terlibat dalam pembunuhan sadis terhadap warga Amerika itu berlatar belakang adanya rasa cemburu.
Djoko belum mau menjelaskan lebih lanjut terkait motif rasa cemburu itu, karena pihaknya masih terus mendalami keterangan tersangka untuk mencari pelaku lainnya.
Satu pelaku pembunuhan warga negara Amerika Serikat bernama Paul Robb Laturell (54) akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku berinisial MF asal luar Bali kini masih diperiksa intensif petugas Satreskrim Polresta Denpasar.
Sebaigamana diketahui, warga negara Amerika Serkat, Paul Robb Laturell (54) tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya di Jalan Banteng Denpasar Timur pada 17 Februari 2014 lalu.
Dalam tubuh Paul terdapat 20 luka tusukan yang diduga kuat merupakan korban pembunuhan sadis.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan