Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Ombak Besar dan Angin Kencang Hancurkan Rumah Warga
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tingginya gelombang di Pantai Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana Bali, menyebabkan lima unit rumah warga roboh. Selaian merobohkan rumah warga, gelombang pasang dan abrasi mengancam perumahan yang bertempat di seputaran pantai tersebut.
Gelombang pasang dan angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir di pesisir pantai selatan Kabupaten Jembrana mengakibatkan abrasi pantai meluas. Ombak besar disertai angin kencang tersebut telah menghancurkan lima rumah warga Banjar Pebuahan Desa Banyubiru, yang berada dekat pantai.
Sementara perumahan warga yang terletak kurang lebih 300 meter dari bibir pantai juga sudah tergerus oleh ombak.
Menurut warga, akibat angin kencang dan gelombang tinggi yang menghancurkan rumah, warga terpaksa harus mengungsi ke tanah kebun milik warga lainnya.
"Anginnya kencang sekali, gelombang juga besar, dapur saya langsung roboh, sumur juga tidak bisa dipakai," jelas Sadikin, warga yang rumahnya roboh.
Abrasi yang melanda wilayah pesisir pantai Banjar Pebuahan Jembrana Bali ini kondisinya semakin parah. Hingga kini belum ada perhatian khusus dari pemerintah setempat.
Untuk sementara waktu, warga yang rumahnya hancur mengungsi ke tanah kosong milik warga setempat. Warga berharap ada uluran tangan dari pemerintah setempat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan