Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Ombak Besar dan Angin Kencang Hancurkan Rumah Warga
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tingginya gelombang di Pantai Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana Bali, menyebabkan lima unit rumah warga roboh. Selaian merobohkan rumah warga, gelombang pasang dan abrasi mengancam perumahan yang bertempat di seputaran pantai tersebut.
Gelombang pasang dan angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir di pesisir pantai selatan Kabupaten Jembrana mengakibatkan abrasi pantai meluas. Ombak besar disertai angin kencang tersebut telah menghancurkan lima rumah warga Banjar Pebuahan Desa Banyubiru, yang berada dekat pantai.
Sementara perumahan warga yang terletak kurang lebih 300 meter dari bibir pantai juga sudah tergerus oleh ombak.
Menurut warga, akibat angin kencang dan gelombang tinggi yang menghancurkan rumah, warga terpaksa harus mengungsi ke tanah kebun milik warga lainnya.
"Anginnya kencang sekali, gelombang juga besar, dapur saya langsung roboh, sumur juga tidak bisa dipakai," jelas Sadikin, warga yang rumahnya roboh.
Abrasi yang melanda wilayah pesisir pantai Banjar Pebuahan Jembrana Bali ini kondisinya semakin parah. Hingga kini belum ada perhatian khusus dari pemerintah setempat.
Untuk sementara waktu, warga yang rumahnya hancur mengungsi ke tanah kosong milik warga setempat. Warga berharap ada uluran tangan dari pemerintah setempat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1982 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1841 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1746 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun