Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Korban Mutilasi di Klungkung Diduga Seorang Perempuan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Potongan tubuh manusia korban mutilasi yang sebelumnya ditemukan warga kemarin, Selasa (17/6/2014) di pinggir jalan Raya Bukit Jambul, Klungkung, Bali diduga kuat berjenis kelamin perempuan.
Hal itu diutarakan Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah, dr Dudut Rustiadi SpF, seusai melakukan visum bagian kepala jenazah korban mutilasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar hari ini .
"Korban mutilasi yang ditemukan warga di pinggir di Jalan Raya Bukit Jambul, Kabupaten Klungkung, Bali, berjenis kelamin perempuan. Bentuk dan tekstur tulang kepala serta pinggul memiliki ciri khas wanita," ujar dr Dudut di Denpasar, Rabu(18/6/2014).
Tim forensik RSUP Sanglah memperkirakan usia korban antara 20 sampai 40 tahun dengan tinggi badan berkisar antara 120 hingga 150 centimeter dan warna kulit sawo matang. Sementara dari ras korban ia menduga ras mongoloid seperti ras Asia pada umumnya.
"Dari pemeriksaan gigi korban diketahui dari kelas ekonomi menengah mengingat gigi korban cukup terawat. Bahkan tekstur kulit jenazah juga tergolong halus," jelasnya.
Setelah ditemukan warga, pihak RSUP Sanglah menerima dari pihak kepolisian potongan jenazah terbungkus dalam tiga kantong.
Satu kantong plastik berisi bagian kepala, satu kantong plastik berisi bagian pinggang dan pantat, dan satu kantong beras berisi bagian tangan kanan dan kiri, lengan atas, telapak tangan, paha kanan dan kiri, serta tungkai korban.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan