Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jika PNS Netral, Prabowo- Hatta Menang di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim Pendukung Pemenangan Prabowo-Hatta Bali yakin kandidatnya bisa memenangkan pertarungan dikandang banteng pada Pilpres mendatang.
Hal itu diutarakan Wakil Ketua Penasehat Pemenangan Prabowo-Hatta Bali, I Made Mudarta di Denpasar, Kamis 26 Juni 2014. Menurut Mudarta, kemenangan kandidat nomer urut 1 di Bali akan semakin jelas unggulnya jika seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pulau Bali netral.
"Jika seluruh PNS di Bali netral dan tidak diarahkan serta dimobilisasi, maka kita sangat yakin kandidat Prabowo-Hatta unggul di Bali," ucapnya optimis.
Mudarta yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Bali berharap para Bupati, Walikota, KPU, Kepala Dinas hingga Kepala desa di seluruh Bali bertindak netral dan tidak memihak salah satu kandidat.
"Saya harap bupati, walikota, camat dan kepala desa tidak melakukan intervensi terhadap warga. Karena jangankan bupati atau walikota, kepala desa saja bisa memerintahkan orang untuk memilih siapa yang dikehendaki," tuturnya.
Mudarta mengaku banyak warga diseluruh wilayah Bali terutama dipedesaan menginginkan Prabowo-Hatta bisa memimpin negeri ini.
"Rakyat diakar rumput ingin Prabowo-Hatta menang. Rakyat ingin Indonesia menjadi macan asia," tandasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun