Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
3 Korban Tewas Malaysia Airline Tinggal di Dalung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
3 orang penumpang Malaysia Airlines MH 17 yang menjadi korban tewas setelah pesawat yang ditumpangi jatuh di Ukraina, tinggal di wilayah Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung Bali.
Dalam musibah jatuhnya Malaysia Airlines MH 17 di Ukraina, tiga penumpang yang tinggal di Dalung Bali tewas. Mereka adalah Arnold Huizen, Yodricunda Theistiasih Titihalawa, dan putri mereka Yelema Clarice Huzein yang baru berumur 2 tahun.
Keluarga yang tewas ini tinggal di perumahan Dalung Permai, blok L 3 nomor 71, Lingkungan Surya Bhuana, Kabupaten Badung. Di rumah ini, mereka tinggal dengan beberapa anggota keluarga lainnya.
Pasca kejadian, rumah tinggal tiga korban ini tampak lengang ditinggal penghuni. Para tetangga juga tidak bersedia diwawancara terkait keluarga korban ini.
Menurut Kepala Lingkungan Surya Bhuana, Ketut Budi Adnyana, Arnold Huizen yang warga Belanda, istrinya Yodricunda Theistiasih Titihalawa, bersama putrinya Yelema Clarice Huizen (2 tahun), memang tinggal di rumah tersebut.
"Mendiang Yodricunda Titihilawa dan putrinya terdaftar sebagai warga lingkungan Surya Bhuana Dalung, sementara Arnold Huizen tidak tercatat sebagai warga, karena masih berstatus sebagai warga negara asing (Belanda),"jelas Budi, kepada beritabali.com.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2550 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2191 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1810 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1234 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun