Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
KPK: Rp 2 Miliar ke Indopos Terkait Jero Wacik
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada aliran dana sebesar Rp 2 miliar yang mengalir ke Indopos dalam kasus korupsi di Kementerian ESDM yang diberikan tersangka Jero Wacik.
"Kita panggil itu, karena ada keterangan duit mengalir Rp2 miliar ke Indopos yang digunakan untuk pencitraan Jero Wacik," kata Ketua KPK Abraham Samad seusai menjadi pembicara di Rakornas Komisi Informasi (KI) se-Indonesia di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (12/9/2014).
Ia mengungkapkan, mengapa Jero Wacik sering menggunakan Indopos dalam pencitraannya sebagai Menteri ESDM, karena selama ini mantan Menteri ESDM itu menganggap Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) selalu membaca surat kabar tersebut.
Oleh karena itu, sekretaris majelis tinggi Partai Demokrat tersebut, kata Abraham Samad, memilih Indopos sebagai pencitraan agar dianggap berhasil oleh Presiden SBY selama menjadi menteri.
Sebelumnya, KPK melakukan pemeriksaan terhadap Pemimpin Redaksi Indopos Don Kardono, Kamis (11/9). KPK memanggil Pemimpin Redaksi Indopos Don Kardono terkait kasus dugaan pemerasan di Kementerian ESDM yang telah menjerat mantan Menteri ESDM, Jero Wacik.
Jero ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerasan terhadap sejumlah rekanan dalam bidang pengadaan di Kementerian ESDM. Jero diduga menggunakan bawahannya. Uang yang diduga dikorupsi Jero Wacik mencapai R9,9 miliar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1980 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1836 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1743 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun