Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kemenhub: Serpihan yang Ditemukan Milik AirAsia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pihak Kementerian Perhubungan memastikan, temuan serpihan-serpihan di laut sekitar Pangkalan Bun Kalimantan Tengah, adalah serpihan pesawat. Plt Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Djoko Murdjatmojo mengatakan, serpihan itu adalah milik pesawat AirAsia.
"Sudah dikonfirmasikan itu adalah serpihan badan pesawat. Serpihan ditemukan 100 mil barat daya dari Pangkalan Bun," kata Djoko, dalam keterangan pers, Selasa (30/12/2014).
Setelah memastikan itu bongkahan pesawat yang diduga kuat AirAsia yang hilang sejak Minggu 28 Desember pagi, tim akan bergerak ke lokasi tersebut.
Hingga kini, proses evakuasi masih terus dilakukan. Selain serpihan pesawat, Tim SAR juga berhasil mengevakuasi jenazah yang terlihat mengambang di perairan Selat Karimata.
Temukan Tubuh Mengambang
Tim pencarian pesawat AirAsia QZ8501 menemukan beberapa sosok tubuh mengambang di permukaan laut. Sosok tubuh itu ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB.
"Helikopter HR 3061 melihat secara visual beberapa korban. Tapi tidak bisa secara pasti meninggal atau masih hidup," ujar Kadispen AL Kolonel Laut Manahan Simorangkir.
Kata Simorangkir, timnya tidak bisa turun untuk memastikan secara dekat. Sebab, kata dia, cuaca saat itu kurang baik.
Dari temuan itu, KRI Bung Tomo langsung memastikan ke lokasi untuk mengangkat serpihan pesawat.
"15 menit kemudian KRI Bung Tomo tiba di lokasi, mengangkat pintu emergency pesawat dan satu koper," kata Simorangkir.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan