Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tim Penyelam Terhambat Cuaca Buruk
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Badan SAR Nasional mengerahkan tim penyelam tambahan dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL dan penyelam kalangan profesional dari SAR.
Mereka dikerahkan untuk membantu evakuasi jenazah dan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata.
"Pagi ini kami berangkatkan kekuatan tambahan tim penyelam dari Kopaska sebanyak 47 personel. Serta dari Basarnas kami tambahkan lagi 20 penyelam, sekarang mereka sudah berada di Pangkalan Bun," kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo, dalam konfrensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (31/12/2014).
Namun, proses tim penyelam belum bisa melakukan evakuasi pagi ini. Sebab cuaca tidak mendukung. Para penyelam nanti akan mencari korban yang diperkirakan masih tenggelam di dalam laut bersama pesawat.
"Penyelam akan masuk ke kedalaman 25 sampai 32 meter. Namun karena cuaca buruk dan hujan deras belum bisa dilakukan," ujar dia.
Pagi ini, memang dilakukan evakuasi besar-besaran seperti instruksi Presiden Joko Widodo. Namun cuaca di sekitar Panglan Bun Kalimantan Tengah dan Selat Karimata, lokasi AirAsia jatuh, masih belum bersahabat.
Bahkan, pesawat Hercules dari Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, terpaksa kembali ke landasan karena cuaca buruk.[bbn/inilah]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2817 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun