Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tim Penyelam Terhambat Cuaca Buruk
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Badan SAR Nasional mengerahkan tim penyelam tambahan dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL dan penyelam kalangan profesional dari SAR.
Mereka dikerahkan untuk membantu evakuasi jenazah dan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata.
"Pagi ini kami berangkatkan kekuatan tambahan tim penyelam dari Kopaska sebanyak 47 personel. Serta dari Basarnas kami tambahkan lagi 20 penyelam, sekarang mereka sudah berada di Pangkalan Bun," kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo, dalam konfrensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (31/12/2014).
Namun, proses tim penyelam belum bisa melakukan evakuasi pagi ini. Sebab cuaca tidak mendukung. Para penyelam nanti akan mencari korban yang diperkirakan masih tenggelam di dalam laut bersama pesawat.
"Penyelam akan masuk ke kedalaman 25 sampai 32 meter. Namun karena cuaca buruk dan hujan deras belum bisa dilakukan," ujar dia.
Pagi ini, memang dilakukan evakuasi besar-besaran seperti instruksi Presiden Joko Widodo. Namun cuaca di sekitar Panglan Bun Kalimantan Tengah dan Selat Karimata, lokasi AirAsia jatuh, masih belum bersahabat.
Bahkan, pesawat Hercules dari Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, terpaksa kembali ke landasan karena cuaca buruk.[bbn/inilah]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan