Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kerusuhan Sepakbola di Kairo, 40 Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sedikitnya 40 orang tewas akibat berdesakan di stadion, setelah polisi bentrok dengan fans sepakbola dan menembakan gas air mata ke kerumunan yang menyerbu gerbang stadion sepakbola, Minggu (8/2/2015).
Pihak keamanan Mesir semula menyebut korban tewas 22 orang. Laporan dari rumah sakit lokal, dan Al Ahram Online, mengatakan korban tewas mencapai 30 orang.
Kantor berita MENA memberitakan seluruh mayat dipindahken ke kamar jenazah RS Kairo. Lebih 25 orang terluka, dan masih dirawat.
Kabar terbaru yang dilansir Aljazeera menyebutkan sepuluh korban luka menemui ajalnya di rumah sakit, dan menambah jumlah korban tewas menjadi 40. Situs lain memperkirakan korban masih akan terus bertambah, karena beberapa korban luka dalam keadaan kritis. "Mereka meninggal akibat mati lemas dan terinjak setelah gas air mata dilepaskan," ujar salah satu sumber di RS Ahli Bank, yang menerima 14 mayat.
Pemerintah Mesir menghentikan Liga Primer Mesir untuk jangka waktu tak terbatas. Pemerintah juga menyalahkan fans, yang gagal mematuhi prosedur keselamatan dan kerap memaksa jalan kaki ke stadion.
Ksatria Putih, kelompok fans ultras Zamalek SC, mungkin yang paling brutal. Mereka memprovokasi bentrok fisik dengan kepolisian Mesir ketika mencoba menghadiri pertandingan tanpa tiket.
Mereka mencoba menerobos gerbang stadion, tapi tertahan polisi. Mereka terus memaksa, sampai akhirnya polisi melepas gas air mata.
"Fans Zemalek mencoba masuk stadion, dan merusak properti publik. Kami harus mencegah mereka, karena mereka akan melakukan pengrusakan di dalam stadion," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Mesir.
Ini bukan kerusuhan sepakbola terburuk yang pernah terjadi di Mesir. Tahun 2012, 72 orang tewas dan 500 lainnya luka-luka dalam kerusuhan di Stadion Port Said. Pemerintah Mesir melarang pertandingan sepakbola disaksikan penonton, dan larangan itu secara resmi berakhir pekan ini.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan