Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Konyol Jika Jokowi Keluar dari PDIP
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Jokowi diharapkan tidak goyah atas munculnya dorongan-dorongan untuk memisahkan diri dari Megawati Soekarnoputri dan PDI-Perjuangan seiring konflik KPK dengan Polri. Hal itu disampaikan pengamat politik yang juga dosen Fisip Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Haryadi di Jakarta, Rabu (11/2/2015).
Haryadi menilai, dorongan untuk berpisah dengan partai yang mengusung Jokowi itu terutama berasal dari figur atau faksi kelompok relawan pendukung presiden yang karakternya memang anti-partai. Dalam khayalan kelompok tersebut, kata dia, kalau pun nanti partai diperlukan, maka akan dibentuk partai baru yang anasir utamanya adalah kelompok itu.
"Menurut saya, jika langkah itu diambil Presiden Jokowi, mungkin saja Megawati dan PDI-Perjuangan akan sedikit merugi, tapi tetap akan eksis sebagai kekuatan politik besar. Karena pondasi Megawati dan PDI Perjuangan sudah kokoh. Sementara bagi Presiden Jokowi niscaya akan merupakan 'bunuh diri' politik dan konyol," ujarnya.
Lantaran, lanjut dia, anti-partai berarti menentang semangat konstitusi yang mengharuskan pengembangan demokrasi Indonesia berpilar partai, sehingga Presiden Jokowi akan kehilangan basis kekuatan di parlemen.
"Mungkin saja ada partai lain yang siap mendukung Jokowi di parlemen, tapi kepentingannya semu dan sesaat. Secara demikian, pasti kinerja kekuasaan pemerintahan tidak akan efektif," jelas Haryadi. Di saat yang sama, memisahkan diri dari Megawati, maka Presiden Jokowi akan kehilangan patron ideologi nasionalisme-kewargaan.
"Yang diperlukan Presiden Jokowi sekarang justru adalah menguatkan kembali jalinan komunikasi dan ikatan politiknya pada Megawati dan PDI-Perjuangan. Kecuali jika memang Presiden Jokowi ingin 'bunuh diri' secara politik," ucapnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan