Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Mike Tyson: Mayweather Penakut
Senin, 4 Mei 2015,
09:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Apa yang ditampilkan Floyd Mayweather Jr. saat menghadapi Manny Pacquiao membuat penonton kecewa. Jauh dari klaimnya terhadap diri sendiri: Yang Terbaik yang Pernah Ada.
Jelang lawan Pacquiao, Mayweather telah meraih gelar 12 kali di lima kelas yang berbeda dengan rekor selalu menang dalam 47 pertarungan sepanjang karirnya. Karena itu, ia menjuluki dirinya The Best Ever (Yang Terbaik yang Pernah Ada).
Klaimnya tersebut mendapat ujian pada laga Minggu (3/5/15) pagi WIB, yang mempertemukannya dengan petinju peraih gelar di delapan kelas berbeda, Manny Pacquiao, pada laga yang diberi tajuk Pertarungan Abad Ini.
Dengan semua rekor mentereng dan bumbu judul pertarungan yang bombastis tersebut, penonton berharap mendapat sajian tinju berkelas yang bakal dikenang sepanjang masa. Layaknya laga antara Muhammad Ali lawan George Foreman, lebih dari empat dekade silam. Nyatanya, harapan tersebut jauh dari kenyataan.
Mayweather, meski akhirnya menang angka mutlak 118-110, 116-112, 116-112 tampak lebih sering berlari dan menghindar, dan memukul balik saat lengah. Hal itu mengecewakan Mike Tyson, yang telah menantikan laga ini sejak lima tahun lalu. "Kami menunggu 5 tahun untuk itu... #underwhelmed (tidak mengesankan) #MayPac," tulisnya dalam akun Twitter @MikeTyson.
Sebelumnya, Mayweather pernah mengejek taktik rope-a-dope Muhammad Ali, yakni taktik meredam pukulan lawan dengan bersandar di tali ring dan menyalurkan energi pukulan lawan pada tali ring yang elastis. Setelah lawannya lelah, Ali akan maju menyerang. Dengan taktik ini, ia mampu meng-KO Foreman.
Nyatanya, apa yang ditampilkan Mayweather jauh lebih buruk daripada rope-a-dope. Seringkali ia memeluk, menunduk, dan memiting kepala Pacquiao untuk meredam agresivitas lawannya. "Dia tukang khayal. Dia adalah pria kecil yang ketakutan," kata mantan juara dunia sejati kelas berat itu.
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2699 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1954 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026