Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Lawar Sapi Men Daging di Sangeh
Rabu, 6 Mei 2015,
09:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bagi Anda penggemar kuliner dan ingin mencoba makanan lawar Bali dari daging sapi, Anda bisa mampir di rumah Men Daging di kawasan Sangeh.
Ni Wayan Jelih, 60 tahun, atau akrab dipanggil Men Daging merupakan sosok koki handal dalam meracik olahan daging sapi di Sangeh, Badung. Berawal dari berjualan di sekitar rumah, berbagai menu racikannya mendapat tempat khusus di lidah penggemarnya. Kini rumah sebagai tempat tinggalnya itu digunakan sebagai rumah produksi serta tempat yang nyaman untuk bersantap.
Seluruh warga Sangeh tahu dimana rumah Men Daging itu berada. Jalan utama satu arah yang menghubungkan Obyek Wisata Sangeh dapat dijadikan acuan sebelum akhirnya memasuki jalan kecil ke arah selatan. Rumah tinggalnya tak berbeda dengan rumah warga lainnya, terdapat pintu angkul – angkul di bagian depan. Yang kelihatan mencolok, di depan rumahnya nampak banyak jenis kendaraan berjubel menandakan ramainya jumlah kunjungan pagi itu.
Di dalam pekarangan inilah, berbagai olahan daging sapi dikemas dengan rempah – rempah khusus tanpa bahan pengawet buatan. Begitu pula nasi yang dimasak, cara tradisional menggunakan kayu bakar masih ia lakukan sampai sekarang.
“ Salah satu keunggulan kami yang mempengaruhi kwalitas masakan ibu adalah masih menggunakan cara tradisional dan bumbu Bali alami, “ jelas I Nyoman Suartama, putra ketiga Men Daging didampingi ayahnya Ketut Lemo, 70 tahun, Minggu (01/03/2015).
Dirinya mengungkapkan setiap hari Men Daging, perempuan berkaca mata ini selalu sibuk meladeni pembeli. Sesekali waktu aktifitas memasak pun dilakukannya dihadapan sejumlah calon pembeli yang turut antri menanti pesanan. Di dapurnya itu seolah menjadi dapur umum yang digunakan sebagai warung rumahan.
Didukung suasana pekarangan yang asri menambah sensasi ibarat menjadi tamu bertandang ke rumah tangga Men Daging. Suasana pedesaan bersinergi sangat baik dengan alam sekitar antara perkampungan dan tegalan. Suara ayam dan kicau burung di alam bebas kerap mengiringi suasana saat bersantap.
Di rumah seluas 12 are inilah, pengunjung bebas mau memilih tempat makan seperti apa. Mau duduk dengan kursi atau lesehan. Di beberapa teras rumah desediakan pula tikar serta beberapa meja makan ukuran kecil.
Melengkapi suasana nyaman lainnya, di sekeliling halaman rumah yang ditumbuhi rumput pun kadang digunakan tempat santai oleh sejumlah pelanggan. Tak ada bising walau rumah ini saling berhimpitan antar tetangga lainnya.
Di sini, makanan yang telah dipesan akan dibawa langsung oleh pelayan yang juga merupakan bagian keluarga dari Men Daging. Di pekarangan yang dihuni 3 kepala keluarga ini setiap harinya didatangi pengunjung .
Soal harga, lawar sapi Men Daging cukup terjangkau bagi kantong warga biasa. Satu porsi yang mencangkup bagian nasi, lawar, dan kuah, hanya Rp 20 ribu, ini sudah termasuk sebotol air mineral ukuran tanggung. Pihaknya juga menerima pesanan untuk dibawa pulang selain berbaur oleh pengunjung lainnya yang kebetulan menikmati suguhan spesial ini.
Baik itu warga sekitar dan pengunjung lainnya, di rumah pekarangan ini canda tawa riang acapkali mewarnai suasana yang diselingi obrolan santai antar sesama pengunjung, terajut menjadi satu dalam satu lingkup rumah selayaknya bertamu di kerabat sendiri, di Banjar Muluk, Sangeh, Badung, Bali.
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2427 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026