Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 11 September 2026
Gelombang Panas India Mengerikan, 1.400 Tewas
Kamis, 28 Mei 2015,
09:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gelombang panas di sejumlah negara bagian di India menggila. Permukaan jalan meleleh, korban terus berjatuhan dan kini mencapai 1.400 orang.
Hindustan Times memberitakan di negara bagian Odisha, suhu mencapai 47 derajat celcius, yang memaksa ratusan ribu warga kerap harus membasahi tubuh untuk menahan hawa panas.
Di Andhra Pradesh dan Telanggana, dua negara bagian paling parah terkena gelombang panas, ratusan gelandangan dan pekerja konstruksi menemui ajal di jalan-jalan dan tempat kerja.
Prakash Rao, seorang pensiunan di Kabupaten Khrisna, mengatakan hanya ada dua pilihan bagi pekerja konstruksi; berhenti kerja dan kehilangan upah harian atau meregang nyawa di bawah terik matahari dan angin panas.
"Saya memilih yang pertama," ujar Rao. "Saya hanya menghabiskan beberapa hari terakhir untuk selalu membasahi tubuh."
Di Telanggana, cuaca berawan tapi angin panas belum juga hilang. Hujan dan badai turun pada malam hari, yang membuat pemerintah negara bagian menarik peringatan.
Di Kolkata, pemerintah negara bagian meminta Coal India -- perusahaan batu bara India -- menghentikan produksi, atau memotong shift siang untuk menghindari jatuh korban lebih banyak. Di Uttar Pradesh, orang-orang berjalan terhuyung-huyung di bawah panas 45,8 derajat celcius.
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3310 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026