Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penemuan Tulang Belulang Manusia Gegerkan Warga Jembrana
Senin, 8 Juni 2015,
08:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Penemuan tulang belulang manusia membuat warga Banjar Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali heboh.
Tulang belulang manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama I Wayan Adi Suka Arnawa (46), warga Banjar Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Tulang belulang manusia tersebut di tengah hutan Banjar Adat Sari, Dusun Serong, Desa Gumbrih, tepatnya di bawah tebing dekat dengan sungai.
Temuan yang menggemparkan warga pada Minggu (7/6/2015) siang tersebut, kemudian dilaporkan kepada pengurus banjar adat. setempat, sebelum akhirnya diteruskan ke Polsek Pekutatan. Petugas kepolisian yang menerima laporan penemuan tulang belulang manusia tersebut akhirnya langsung ke lokasi bersama sejumlah warga untuk melakukan olah TKP.
Berdasarkan hasil olah TKP, polisi mengetahui tulang belulang manusia tersebut masih lengkap dan posisnya menyatu. Didekat tulang belulang itu, polisi juga menemukan baju berwarna hijau, kain selendang merah, sert kain kemben berwarna coklat.
Identitas Tulang Belulang
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra, menyatakan setelah olah TKP dan meminta keterangan sejumlah warga, diketahui identitas tulang belulang yang menggemparkan warga itu ternyata adalah warga Gumbrih yang hilang sejak dua bulan lalu.
"Identitas tulang belulang itu diketahui, setelah pihak keluarga mengenali ciri-ciri serta pakaian dan kemben yang ditemukan dekat kerangka," ujar Sudarma Putra, Minggu (7/6/2015) petang.
Sudarma Putra mengungkapkan bahwa tulang belulang yang ditemukan warga tersebut diketahui bernama Ni Wayan Sendri (78), seorang warga Dusun Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Bali yang sebelumnya hilang dua bulan lalu dari rumahnya.
Sementara, Ketut Suardika, anak korban yang datang ke lokasi penemuan setelah mendengar kabar penemuan tulang belulang meyakini itu kerangka manusia ibunya yang hilang dua bulan lalu.
Keyakinan Ketut Suardika semakin kuat, setelah ia melihat langsung baju warna hijau dan kain kemben warna coklat serta selendang warna merah yang ditemukan dekat kerangka adalah pakaian saat ibunya menghilang.
"Saya yakin kerangka yang ditemukan itu adalah ibu saya. Saya ingat betul, baju dan kain serta selendang yang ditemukan dekat kerangka itu milik ibu saya yang dipakai saat menghilang dua bulan lalu," ungkap Ketut Suardika dengan raut wajah sedih.
Ketut Suardika yang meyakini jasat yang tinggal tulang belulang itu adalah ibu kandungnya, akhirnya pihak keluarga mengevakuasi kerangka tersebut ke rumah duka untuk dilaksanakan prosesi upacara sesuai adat istiadat setempat.
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026