Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Transaksi Ekonomi Selama Bulfest 2015 Mencapai Rp 1,3 Miliar
Minggu, 9 Agustus 2015,
18:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Buleleng Festival 2015 yang diselenggarakan sejak Selasa (4/8/2015) lalu, resmi ditutup Sabtu (8/8/2015) petang. Festival seni dan budaya Buleleng itu, ditutup langsung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.
Buleleng Festival pertama kali diselenggarakan pada tahun 2012 lalu, dan kini telah memasuki tahun ketiga. Meski telah memasuki tahun ketiga, diakui masih ada hal-hal yang harus disempurnakan dalam pelaksaan festival. Sehingga festival memberikan dampak bagi masyarakat luas, khususnya dampak ekonomi.
Ketua Panitia Buleleng Festival 2015, Gede Suyasa mengungkapkan, pada Buleleng Festival tahun ini ada 84 sekaa, sanggar, serta komunitas yang tampil. Mereka tampil di Panggung Utama, Puri Seni Sasana Budaya, serta Puri Kanginan. Para penampil itu pun mendapat apresiasi positif dari masyarakat.
Gede Suyasa mengatakan, sampai dengan pukul 17.00 Sabtu, transaksi ekonomi di areal Buleleng Festival telah mencapai Rp 1,32 miliar.
“Rata-rata stand kuliner kewalahan melayani pembeli. Demikian juga dengan stand-stand UKM dan IKM, barang-barangnya laku terjual,” ungkap Suyasa.
Suyasa menyatakan Buleleng Festival diharapkan terus menampilkan semangat berkesenian di masyarakat, utamanya seni tradisi. Apalagi kini di desa-desa maupun sanggar-sanggar seni, semangat berkesenian terus tumbuh.
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dalam sambutannya mengungkapkan, saat ini masih ada segelintir masyarakat yang belum puas dengan event-event festival yang diselenggarakan pemerintah.
“Ini tetap harus disempurnakan dan dievaluasi supaya lebih optimal lagi. Walau saat ini sebagian besar masyarakat menyatakan sudah baik dan memberikan dampak, baik itu dalam ekonomi maupun berkesenian,” ungkap Putu Agus Suradnyana.
Bupati Agus Suradnyana menambahkan, Buleleng Festival akan masuk sebagai kalender event tahunan, yang digelar pemerintah daerah. Buleleng Festival juga diharapkan tetap pada semangat awalnya, yakni melestarikan serta mendokumentasikan seni dan budaya di Buleleng, khususnya seni tradisi.
“Semoga festival ini jadi akselerasi kunjungan pariwisata ke Buleleng, sehingga bisa berkontribusi pada kemakmuran,” demikian Agus Suradnyana. [bbn/rls]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026