Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Dana Terbatas, Eliminasi Anjing Liar Pakai Senapan Angin
Senin, 31 Agustus 2015,
19:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Mengantisipasi anjing liar yang populasinya terus meningkat khususnya di Kecamatan Tabanan, Dinas Peternakan Tabanan menyiapkan alat khusus. Selain menggunakan tulup, Dinas Peternakan Tabanan memodifikasi senapan angin untuk melumpuhkan anjing liar tersebut.
“Upaya inovasi tersebut kami tempuh, selain untuk memudahkan proses eliminasi anjing liar juga untuk menjaga keamanan bagi petugas di lapangan,” jelas Kadis Peternakan Tabanan, I Wayan Koito, Senin (31/8/205).
Dijelaskanya, senapan angin rakitan tersebut dirakit untuk mengefektifkan pemusnahan anjing liar. Karena selama ini pemusnahan anjing liar dan sengaja diliarkan itu sangat sulit baik menggunakan tulup juga menggunkan jaring.
“Sekarang anjing liar sangat lihai, ketika melihat petugas bawa jaring, anjing sudah lari,” terangnya.
Begitu juga ketika menggunakan tulup, resikonya sangat tinggi bagi petugas. Ketika menggunakan tulup, karena tergesa-gesa membidik target petugas kerap terkena racun saat meniup tulup tersebut.
“Salah satu resiko yang kerap kita hadapi ketika eliminasi anjing dengan tulup petugas terkontaminasi racun yang tertinggal di bibir tulup,” terangnya.
Disamping itu, resiko kegagalan menggunakan tulup lebih tinggi daripada menggunakan senapan angin yang dimodifikasi.
“Kami kemudian memodivikasi, sebuah senapan angin agar bisa digunakan mengeleminasi anjing liar,” tandasnya.
Dikatakanya, untuk sementara hanya UPTD di Kecamatan Kerambitan yang baru memiliki senapan angin sebagai alat eliminasi anjing.
“Kami masih gunakan dana sendiri untuk memodifikasi senjata angin tersebut,” terangnya.
Pejabat asal Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan ini menerangkan dana yang dihabiskan untuk satu unit sejata angin sebesar Rp 1 Juta. Kedepan, pihaknya akan mengusulkan agar dana tersebut bisa dianggarkan dalam APBD 2016.
Sementara itu untuk APBD Perubahan, dana untuk eliminasi anjing liar diberikan sebesar Rp 100 Juta. Yang peruntukan untuk membeli rancun ( strignine), selop tangan, penutup mulut, jarum suntik yang kemudian dimodifikasi menjadi peluru.
“Kami sadari banyak pihak yang tidak setuju dengan eleiminasi anjing liar. Upaya elimiasi anjing liar ini kami harus lakukan untuk menekan penyebaran rabies. Kami berharap warga yang memiliki anjing untuk tidak meliarkan anjingnya,”harapnya. [bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1980 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026