Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dana Terbatas, Eliminasi Anjing Liar Pakai Senapan Angin
Senin, 31 Agustus 2015,
19:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Mengantisipasi anjing liar yang populasinya terus meningkat khususnya di Kecamatan Tabanan, Dinas Peternakan Tabanan menyiapkan alat khusus. Selain menggunakan tulup, Dinas Peternakan Tabanan memodifikasi senapan angin untuk melumpuhkan anjing liar tersebut.
“Upaya inovasi tersebut kami tempuh, selain untuk memudahkan proses eliminasi anjing liar juga untuk menjaga keamanan bagi petugas di lapangan,” jelas Kadis Peternakan Tabanan, I Wayan Koito, Senin (31/8/205).
Dijelaskanya, senapan angin rakitan tersebut dirakit untuk mengefektifkan pemusnahan anjing liar. Karena selama ini pemusnahan anjing liar dan sengaja diliarkan itu sangat sulit baik menggunakan tulup juga menggunkan jaring.
“Sekarang anjing liar sangat lihai, ketika melihat petugas bawa jaring, anjing sudah lari,” terangnya.
Begitu juga ketika menggunakan tulup, resikonya sangat tinggi bagi petugas. Ketika menggunakan tulup, karena tergesa-gesa membidik target petugas kerap terkena racun saat meniup tulup tersebut.
“Salah satu resiko yang kerap kita hadapi ketika eliminasi anjing dengan tulup petugas terkontaminasi racun yang tertinggal di bibir tulup,” terangnya.
Disamping itu, resiko kegagalan menggunakan tulup lebih tinggi daripada menggunakan senapan angin yang dimodifikasi.
“Kami kemudian memodivikasi, sebuah senapan angin agar bisa digunakan mengeleminasi anjing liar,” tandasnya.
Dikatakanya, untuk sementara hanya UPTD di Kecamatan Kerambitan yang baru memiliki senapan angin sebagai alat eliminasi anjing.
“Kami masih gunakan dana sendiri untuk memodifikasi senjata angin tersebut,” terangnya.
Pejabat asal Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan ini menerangkan dana yang dihabiskan untuk satu unit sejata angin sebesar Rp 1 Juta. Kedepan, pihaknya akan mengusulkan agar dana tersebut bisa dianggarkan dalam APBD 2016.
Sementara itu untuk APBD Perubahan, dana untuk eliminasi anjing liar diberikan sebesar Rp 100 Juta. Yang peruntukan untuk membeli rancun ( strignine), selop tangan, penutup mulut, jarum suntik yang kemudian dimodifikasi menjadi peluru.
“Kami sadari banyak pihak yang tidak setuju dengan eleiminasi anjing liar. Upaya elimiasi anjing liar ini kami harus lakukan untuk menekan penyebaran rabies. Kami berharap warga yang memiliki anjing untuk tidak meliarkan anjingnya,”harapnya. [bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026