Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Gangguan Asap, Penumpang Pesawat Asal Bali Terlantar di Makassar
Kamis, 22 Oktober 2015,
11:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Makassar. Kebakaran hutan di Halmahera Maluku Utara dan Papua mengganggu penerbangan di wilayah Bandar Udara Internasional, Sultan Hasanuddin, Makassar, provinsi Sulawesi Selatan. Akibat kabut asap, pesawat tidak bisa melakukan penerbangan sesuai jadwal.
Salah satu penumpang yang terjebak dalam kondisi ini adalah penumpang pesawat Garuda asal Bali, Ketut Sutrisna. Pagi ini (22/10/2015), Ketut seharusnya berangkat menuju Ternate, Maluku Utara dari Bandara Sultan Hasanudin Makassar, dengan pesawat Garuda nomor penerbangan GA 660.
"Boarding time jam 05.25, tapi hingga sekarang belum bisa berangkat,"ujar Ketut, saat menghubungi beritabali.com.
Menurut Ketut, ia mendapat informasi jika kabut asap yang menyelimuti bandara Sultan Hasanudin, disebabkan oleh kebakaran hutan di wilayah Halmahera dan Papua.
"Ada puluhan penumpang lain yang mengalami nasib yang sama dengan saya, belum bisa berangkat pesawatnya karena gangguan kabut asap. Ini masih menunggu di bandara,"ujarnya. [bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2791 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1968 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026