Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Anjing Liar di Alas Kedaton Dieliminasi
Minggu, 25 Oktober 2015,
13:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Populasi anjing liar di Tabanan terus meningkat. Guna menekan penyebaranya dan meminimasi virus rabies, Dinas Penternakan Provinsi Bali dan Dinas Peternakan Kabupaten Tabanan melakukan eliminasi di beberapa titik. Termasuk di Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton (Alaska ) di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Minggu (25/10/2015).
Eliminasi yang digelar sejak pagi berhasil mengeliminasi 7 anjing liar di Alaska, sementara itu 12 banjar dinas yang ada di Desa Kukuh 70 ekor anjing berhasil dibinasakan. Anjing-anjing liar itu dieliminasi menggunakan tulup (sumpit) yang berisi racun.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali Putu Sumantara menjelaskan, eliminasi digelar secara serentak pasca kasus gigitan anjing positif rabies di Banjar Batanwani. Anjing rabies itu menggigit tiga warga, satu di antaranya di Banjar Batanwani, dua lainnya di banjar tetangga yakni Tegal.
"Kita melakukan pencegahan merebaknya kasus rabies di Desa Kukuh apalagi di desa ini ada banyak kera. Sehingga eliminasi juga kita lakukan di areal objek wisata. Jika kera sampai tertular rabies, maka dampaknya besar terhadap citra pariwisata Bali," ungkap Sumantara.
Sumantara mengimbau warga agar tak sekadar pelihara anjing namun harus disertai dengan perawatan dan vaksinasi. Anjing peliharaan disarankan diikat atau dikandangkan untuk hindari kontak fisik dengan anjing liar. Dikatakan, jika anjing peliharaan tidak dikandangkan dan divaksin akan berbahaya bagi pemiliknya bila tekena rabies. Apalagi ada kasus pemilik tergigit anjing rabies.
"Kepada masyarakat yang cinta anjing agar peliharaan dan vaksi diperhatikan," himbaunya. [bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5940 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4654 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026