Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Giriasa Dorong Normalisasi Teluk Benoa
Kamis, 19 November 2015,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Terkait pro & kontra rencana Reklamasi Teluk Benoa, Pasangan Giriasa akhirnya angkat bicara. Namun, tanggapan dari Pasangan Giriasa tak memberikan kepastian apakah menolak ataupun mendukung, hanya menyatakan untuk mendorong normalisasi.
Tanggapan dari Pasangan Giriasa ini, muncul sebagai jawaban untuk pertanyaan yang dilontarkan oleh Panelis Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2015 Ida Ayu Sri Widnyani yang menanyakan mengenai apa yang akan dilakukan kedua pasang calon terkait Reklamasi Teluk Benoa.
Calon Wakil Bupati Badung No. Urut Satu Ketut Suiasa mengatakan, untuk Teluk Benoa tak membutuhkan reklamasi melainkan normalisasi. "Tidak ada konsep reklamasi untuk Teluk Benoa tapi normalisasi. Reklamasi dengan normalisasi itu beda," jelasnya.
Normalisasi yang dimaksud oleh Pasangan Giriasa yakni mengembalikan fungsi-fungsi lingkungan hidup di Teluk Benoa untuk kembali normal sesuai kaidah sebenarnya. Untuk tindaklanjutnya, pertama, Pasangan Giriasa akan melakukan penanggulangan agar abrasi tidak semakin meluas. Pasalnya, saat ini Teluk Benoa sudah terjadi abrasi dan kerusakan.
Kedua, akan mengembalikan fungsi dan penanaman hutan bakau. "Kita harus kembalikan hutan bakau itu, karena semakin terkikis di sana," katanya.
Ketiga, terkait dengan keberadaan Pulau Pudut yang dulu luasnya mencapai 8 hektar, kini hanya tinggal 8 are. "Itulah yang kita maksud pada posisi semula, harus ada langkah-langkah riil sehingga ada pengembalian lingkungan itu (Pulau Pudut)," papar mantan Wakil Ketua DPRD Badung ini.
Namun, ketika ditanya apakah Pasangan Giriasa menolak ataukah mendukung, Suiasa mengatakan tidak memberikan sikap yang pasti. Sekali lagi, ia hanya menyampaikan mendorong normalisasi Teluk Benoa.
"Teluk Benoa harus normalisasi yang artinya memperbaiki bukan reklamasi. Itulah konsep normalisasi," tegas Suiasa saat memaparkan konsep mengenai Teluk Benoa.[bbn/rls]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026