Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Ada Panduan Lawar Halal di Buku 100 Mak Nyus Bali
Wisata Kuliner
Kamis, 17 Desember 2015,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Buku terbaru karya Bondan Winarno ini sebetulnya telah diluncurkan pada Frankfurt Book Fair 2015 bulan Oktober yang lalu, ketika Republik Indonesia menjadi tamu kehormatan di perhelatan buku terbesar di dunia. Di Indonesia, toko buku Periplus di Bandara Ngurah Rai mendapat kehormatan menjadi “take-off runway” perdana bagi buku ini.
Untuk menulis buku ini, Bondan Winarno – otoritas kuliner yang dipercaya masyarakat Indonesia – menggandeng dua orang temannya dari Jalansutra, sebuah milis penggemar kuliner terkemuka Indonesia, yaitu: Lidia Tanod dan Harry Nazaruddin. Sebelumnya, keduanya juga telah mendampingi Bondan menulis buku 100 Mak Nyus Jakarta.
Buku pertama dalam seri 100 Mak Nyus ini diterbitkan pada tahun 2013, dengan judul 100 Makanan Tradisional Indonesia Mak Nyus. Buku ini telah diterbitkan dalam bahasa Inggris dan pada tahun 2014 terpilih menjadi Best in the World untuk kategori street food dari Gourmand World Cookbook Award. Di tahun 2015, buku yang sama kembali mendapatkan penghargaan sebagai Best of the Bests dari lembaga yang sama.
100 Mak Nyus Bali sekaligus terbit dalam dua bahasa, yaitu: Indonesia dan Inggris. Buku ini terbagi dalam dua bab. Bab pertama mencakup 50 masakan tradisional Bali. Bab kedua mencakup 50 tempat makan pilihan di Bali. Tak pelak lagi, buku ini merupakan panduan paling lengkap dari semua buku serupa yang pernah diterbitkan sebelumnya.
Selain deskripsi tentang 50 masakan tradisional Bali, sebagian bahkan sudah mulai langka, buku ini juga mengisahkan latar belakang dan sejarah dari masakan-masakan itu, di samping juga resep dan alamat di mana kita bisa menemukan dan menikmati masakan itu. Uniknya lagi, alamat dari tempat makan pilihan itu dilengkapi dengan koordinat GPS untuk memudahkan kita menemukan alamatnya.
Contohnya adalah tentang lawar, salah satu jenis masakan Bali yang sangat populer, tetapi juga paling sering disalahmengerti oleh awam. Buku ini secara jelas mendudukkan peran lawar dalam kehidupan beragama masyarakat Bali maupun kehidupan sosial mereka. Dalam sebuah gibungan (tradisi makan bersama), lawar yang disajikan harus bersifat pancawarna. Salah satunya adalah lawar daun belimbing yang jarang diketahui umum. Buku ini juga menjelaskan bahwa sebenarnya ada beberapa jenis lawar yang termasuk kategori halal.
Di mana kita bisa menikmati be pasih mekuah alias sop ikan yang paling enak? Ikan bakar mana yang paling mak nyus? Sate lilit mana yang paling top markotop? Di mana bisa ditemukan lawar yang halal? Semua jawabnya dapat ditemukan dalam buku ini. Tinggal dipilih saja: yang bahasa Indonesia atau Inggris.
Selain bagi para wisatawan, buku ini sangat perlu dimiliki oleh para pemandu wisata, para pengemudi taksi, dan para concierge di hotel. Jangan salah, bahkan bagi masyarakat Bali sendiri pun buku ini merupakan buku panduan yang penting.[bbn/rls]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2748 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026