Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Kini, Koran Charlie Hebdo Menggambar Tuhan
Selasa, 5 Januari 2016,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Koran Charlie Hebdo, mingguan satir Prancis, tidak lagi menggambar Nabi Muhammad, tapi representasi Tuhan.
Memperingati satu tahun serangan ke kantor redaksinya, Charlie Hebdo menerbitkan edisi khusus. Sampul depannya bergambar pria berjanggut, yang disebut representasi Tuhan, dengan Kalashnikov di punggung.
Di bawahnya tertera teks; Satu Tahun berlalu; Pembunuh itu masih di luar sana."
The Local memberitakan edisi khusus akan dicetak satu juta eksemplar dan mulai bisa dibeli di jalan-jalan Paris dan sejumlah kota di Eropa pada 7 Januari -- tepat satu tahun penyerangan.
Cherif dan Said Kouachi menyerbu kantor Charlie Hebdo di Paris, memberondongkan senjata dan menewaskan 12 orang. Delapan dari 12 korban adalah awak redaksi.
Sehari setelah serangan, Al Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) mengklaim bertanggung jawab.
Bukan kali pertama Charlie Hebdo mendapat ancaman. Tahun 2006, awal redaksi Charlie Hebdo berada di bawah perlindungan polisi setelah menerbitkan kartun Nabi Muhammad.
Edisi khusus Charlie Hebdo juga akan menampilkan koleksi lima kartunis yang tewas dalam serangan 7 Januari 2015 itu, plus kontributor eksternal.
Kartunis Laurent Sourisseau, yang mengambil alih pengelolaan Charlie Hebdo, akan menulis editorial berisi kemarahan dan pembelaan terhadap sekularisme.
Ia mencela orang-orang yang fanatik brutal terhadap Alquran, dan orang-orang non-Muslim yang berdoa untuk kematian majalah yang berani menertawakan agama.
Sourisseau, yang punya nama pena Riss, lolos dari maut Kouachi Bersaudara. Ia hanya luka serius, dan dirawat di rumah sakit beberapa bulan.
Sebulan sebelum serangan, Charlie Hebdo bertiras 30 ribu. Setelah serangan, manajemen mengeksploitasi penderitaan dengan mencetak jutaan eksemplar untuk dijual ke sekujur Eropa dan benua lain.
Sebanyak 7,5 juta orang membeli Charlie Hebdo. Manajemen juga mengklaim Charlie Hebdo kini memiliki 200 ribu pelanggan baru.
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026