Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kini, Koran Charlie Hebdo Menggambar Tuhan
Selasa, 5 Januari 2016,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Koran Charlie Hebdo, mingguan satir Prancis, tidak lagi menggambar Nabi Muhammad, tapi representasi Tuhan.
Memperingati satu tahun serangan ke kantor redaksinya, Charlie Hebdo menerbitkan edisi khusus. Sampul depannya bergambar pria berjanggut, yang disebut representasi Tuhan, dengan Kalashnikov di punggung.
Di bawahnya tertera teks; Satu Tahun berlalu; Pembunuh itu masih di luar sana."
The Local memberitakan edisi khusus akan dicetak satu juta eksemplar dan mulai bisa dibeli di jalan-jalan Paris dan sejumlah kota di Eropa pada 7 Januari -- tepat satu tahun penyerangan.
Cherif dan Said Kouachi menyerbu kantor Charlie Hebdo di Paris, memberondongkan senjata dan menewaskan 12 orang. Delapan dari 12 korban adalah awak redaksi.
Sehari setelah serangan, Al Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) mengklaim bertanggung jawab.
Bukan kali pertama Charlie Hebdo mendapat ancaman. Tahun 2006, awal redaksi Charlie Hebdo berada di bawah perlindungan polisi setelah menerbitkan kartun Nabi Muhammad.
Edisi khusus Charlie Hebdo juga akan menampilkan koleksi lima kartunis yang tewas dalam serangan 7 Januari 2015 itu, plus kontributor eksternal.
Kartunis Laurent Sourisseau, yang mengambil alih pengelolaan Charlie Hebdo, akan menulis editorial berisi kemarahan dan pembelaan terhadap sekularisme.
Ia mencela orang-orang yang fanatik brutal terhadap Alquran, dan orang-orang non-Muslim yang berdoa untuk kematian majalah yang berani menertawakan agama.
Sourisseau, yang punya nama pena Riss, lolos dari maut Kouachi Bersaudara. Ia hanya luka serius, dan dirawat di rumah sakit beberapa bulan.
Sebulan sebelum serangan, Charlie Hebdo bertiras 30 ribu. Setelah serangan, manajemen mengeksploitasi penderitaan dengan mencetak jutaan eksemplar untuk dijual ke sekujur Eropa dan benua lain.
Sebanyak 7,5 juta orang membeli Charlie Hebdo. Manajemen juga mengklaim Charlie Hebdo kini memiliki 200 ribu pelanggan baru.
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026