Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Polda Bali Tangkap Warga Australia Pelaku Pedofilia
Selasa, 12 Januari 2016,
13:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengamankan seorang pria berkewarganegaraan Australia yang diduga sebagai pelaku kekerasan seksual terhadap anak atau pedofilia di wilayah Bali. Pelaku berinisial RA (Robert) umur 70 tahun itu ditangkap di sebuah rumah di kawasan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali.
Menurut Kabid Humas Polda Bali, Komisaris Besar Hery Wiyanto, penangkapan warga asing asal negeri Kangguru itu berkat kejelian anggotanya dalam menyelidiki sebuah kasus.
"Tersangka kita tangkap berkat penyelidikan anggota kita, karena korban sesungguhnya memang tidak melapor," ucap Hery di Mapolda Bali, Selasa (12/1/2016).
Sebelum menangkap pelaku, Hery mengaku awalnya anggotanya melakukan pemeriksaan terhadap korban, sebelum akhirnya menggali informasi dari masyarakat untuk mengetahui keberadaan RA.
"Korban tidak tahu di mana RA berada. Akhirnya begitu anggota kami mengetahui keberadaannya, lalu dibuntuti dan dilakukan penangkapan," jelasnya.
Adapun modusnya, kata Hery, pria asing kelahiran 18 Juli 1946 itu biasanya membawa anak-anak ke sebuah tempat. Dan ditempat itulah kemudian RA memandikan korban sebelum akhirnya melakukan aksi tak terpujinya.
"Modusnya tersangka membawa korban ke suatu tempat, lalu dimandikan, kemudian di situlah dilakukan pelecehan," ungkapnya.
Hery memaparkan jika saat ini pelaku yang memegang Kitas 25 juni 2013 A 281505 masih menjalani pemeriksaan intensif pada Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polda Bali.
"Peristiwanya sudah terjadi sejak 3 tahun lalu. Korbannya ada empat, semua perempuan dan rata-rata di usianya 10 tahun ke atas," ulas Hery.
Hery menegaskan tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bisa bertambah, mengingat pelaku masih dalam proses interogasi. Ia meminta kepada masyarakat yang merasa anaknya pernah menjadi korban RA agar segera melapor kepada Polda Bali.
"Kalau ada masyarakat yang anaknya jadi korban, silakan melapor. Kita sudah visum korban. Tersangka kita jerat dengan pasal 70 6E jo pasal 80 UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," tutupnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026