Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Tokoh Masyarakat Minta Warga Bali Tenang dan Hindari Keramaian
Jumat, 15 Januari 2016,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pasca aksi kelompok teroris yang melakukan aksi pengeboman di Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta, warga di Pulau Bali diharapkan tetap tenang, hati-hati dan waspada. Selain itu, warga Bali juga diminta tetap berkativitas seperti biasa, namun mengurangi keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak, terutama hindari ikut-ikutan dalam aksi-aksi demo agar terhindar dari bahaya.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Denpasar Made Muliawan Arya. Pria kekar yang dikenal murah senyum itu juga meminta seluruh warga Bali menghindari tempat-tempat keramaian ataupun terlibat dalam aksi pengerahan massa.
"Kita berharap warga Bali tetap tenang dan lakukan aktivitas bekerja seperti biasa. Kalau tidak ada hal yang perlu sekali dan mendesak, kurangi dulu aktivitas keluar rumah untuk beberapa minggu kedepan," ucap Made Muliawan, Jumat (15/1/2016).
Tokoh pemuda yang akrab disapa De Gadjah ini berpandangan, pengerahan massa akan menjadi peluang bagus bagi teroris untuk memasang target dan mudah menunggangi aksi tersebut.
"Hindari dan kurangi kumpul-kumpul dan bergerombol yang tak perlu. Masyarakat Bali harus waspada dan menghindari aksi seperti itu, hal ini untuk mengantisipasi keamanan bersama," tegasnya.
Made juga mengaku prihatin dengan kejadian memilukan yang terjadi di Jakarta dan tidak terduga tersebut. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi di Bali, De Gadjah berharap pihak keamanan baik TNI/Polri harus siaga dan terus meningkatkan kewaspadaan serta menjaga situasi di Pulau Bali agar tidak mengganggu sektor pariwisata, sektor yang menjadi andalan sebagian besar masyarakat Bali.
"Khan bahaya bagi sektor pariwisata kalau di Bali tidak aman dan masyarakatnya ikut-ikutan gaduh. Aksi massa seperti demo apalagi berujung anarkis tentu saja membuat resah wisatawan mancanegara yang berwisata di Bali," ungkapnya.
Sebagai Ketua Harian Pemuda Bali Bersatu (PBB), De Gadjah juga memohon kepada rekannya seluruh ormas di Bali agar bersatu dan bersama-sama menjaga keamanan, ketentraman, kedamaian di Pulau Dewata. Ia juga berharap jangan sampai peristiwa berdarah antar ormas di Bali berseteru sehingga menimbulkan korban jiwa yang berdampak kurang baik.
"Saya mohon rekan-rekan sesama ormas mari bersatu menjaga Bali. Mari kita bersama menjaga kedamaian dan menjunjung tinggi persaudaraan demi menjaga ajeg Bali yang tentram dan damai," pintanya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1980 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026