Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pendapatan DTW Tanah Lot 2015 Tembus Rp. 62,88 Miliar

Sabtu, 23 Januari 2016, 08:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom/file

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Pendapatan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot pada 2015 menembus angka Rp 62,88 miliar lebih. Pendapatan tersebut belum dikurangi biaya-biasa alias pendapatan kotor. Sedangkan pendapatan bersihnya mencapai Rp 41,42 milyar lebih. 
 
Jika dibandingkan tahun sebelumnya pendapatan kotor tahun 2015 meningkat sekitar Rp 2,66 milyar lebih. Sementara pendapatan bersihnya mengalami peningkatan Rp 838,4 juta lebih. Hal itu terungkap dalam Rapat Evaluasi Badan Pengelola Tanah Lot yang dihadiri Penjabat Bupati Tabanan, I Wayan Sugiada serta pejabat teras pemkab Tabanan lainnya, Jumat (22/1/2016).
 
Manejer Operasional DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana dalam paparannya mengatakan peningkatan pendapatan Tanah Lot tahun 2015 berbanding lurus dengan peningkatan jumlah pengunjung yang datang ke Tanah Lota. Kata dia pada 2015 tercatat  jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot mencapai 3.179.617 orang. “Jumlah tersebut melampaui yang ditargetkan pada 2015 sebanyak 2.368.713 orang,” ucap Toya.
 
Lebih lanjut dijelaskan tentang peluang serta tantangan yang akan dihadapai Manajemen DTW Tanah Lot. Menurut Toya peluang kedepanya bagaimana pihaknya pengotimalan dan pengembangan kawasan barat DTW Tanah Lot yang sejauh ini belum tertata dengan baik. 
 
“Peluang lain yakni pengembangan wisata kuliner sebagai penunjang kegiatan pariwisata di DTW Tanah Lot, serta pementasan kesenian daerah,” ucapnya. Sementara tantangan yang dihadapi soal infrastruktur dan kemacetan lalu lintas terlebih mulai diberlakukanya (Masyarakat Ekonomi ASEAN) MEA.
 
Di pihak lain Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada mengatakan dalam menghadapi MEA pihaknya berharap Tanah Lot untuk terus meningkatkan pelayanan bagi pengunjung. Terlebih Tanah Lot merupakan destinasi pariwisata dunia yang sangat penting mengingat kontribusinya bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan.  
 
“Saya berharap manajemen terus meningkatkan daya saingnya, integritas, dan pelayanannya kepada pengunjung baik dari domestik maupun internasional,” ujarnya.
 
Selain itu, faktor keamanan dan kenyamanan juga menjadi penekanan Penjabat Bupati Tabanan dalam rapat tersebut. Sebab dua hal tersebut akan menjadi penilaian dari para wisatawan saat berkunjung ke Tanah Lot. 
 
 
“Karena sepulangnya ke daerah atau negara asalnya, mereka pasti akan bercerita bahwa Tanah Lot itu seperti apa. Di sisi lain, pariwisata menjadi lokomotif perekonomian Bali. Sehingga jangan sampai persoalan keamanan dan kenyamanan yang kurang baik akan menjadi bumerang bagi Bali,” tegas Sugiada. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami