Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pendapatan DTW Tanah Lot 2015 Tembus Rp. 62,88 Miliar
Sabtu, 23 Januari 2016,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pendapatan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot pada 2015 menembus angka Rp 62,88 miliar lebih. Pendapatan tersebut belum dikurangi biaya-biasa alias pendapatan kotor. Sedangkan pendapatan bersihnya mencapai Rp 41,42 milyar lebih.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya pendapatan kotor tahun 2015 meningkat sekitar Rp 2,66 milyar lebih. Sementara pendapatan bersihnya mengalami peningkatan Rp 838,4 juta lebih. Hal itu terungkap dalam Rapat Evaluasi Badan Pengelola Tanah Lot yang dihadiri Penjabat Bupati Tabanan, I Wayan Sugiada serta pejabat teras pemkab Tabanan lainnya, Jumat (22/1/2016).
Manejer Operasional DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana dalam paparannya mengatakan peningkatan pendapatan Tanah Lot tahun 2015 berbanding lurus dengan peningkatan jumlah pengunjung yang datang ke Tanah Lota. Kata dia pada 2015 tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot mencapai 3.179.617 orang. “Jumlah tersebut melampaui yang ditargetkan pada 2015 sebanyak 2.368.713 orang,” ucap Toya.
Lebih lanjut dijelaskan tentang peluang serta tantangan yang akan dihadapai Manajemen DTW Tanah Lot. Menurut Toya peluang kedepanya bagaimana pihaknya pengotimalan dan pengembangan kawasan barat DTW Tanah Lot yang sejauh ini belum tertata dengan baik.
“Peluang lain yakni pengembangan wisata kuliner sebagai penunjang kegiatan pariwisata di DTW Tanah Lot, serta pementasan kesenian daerah,” ucapnya. Sementara tantangan yang dihadapi soal infrastruktur dan kemacetan lalu lintas terlebih mulai diberlakukanya (Masyarakat Ekonomi ASEAN) MEA.
Di pihak lain Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada mengatakan dalam menghadapi MEA pihaknya berharap Tanah Lot untuk terus meningkatkan pelayanan bagi pengunjung. Terlebih Tanah Lot merupakan destinasi pariwisata dunia yang sangat penting mengingat kontribusinya bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan.
“Saya berharap manajemen terus meningkatkan daya saingnya, integritas, dan pelayanannya kepada pengunjung baik dari domestik maupun internasional,” ujarnya.
Selain itu, faktor keamanan dan kenyamanan juga menjadi penekanan Penjabat Bupati Tabanan dalam rapat tersebut. Sebab dua hal tersebut akan menjadi penilaian dari para wisatawan saat berkunjung ke Tanah Lot.
“Karena sepulangnya ke daerah atau negara asalnya, mereka pasti akan bercerita bahwa Tanah Lot itu seperti apa. Di sisi lain, pariwisata menjadi lokomotif perekonomian Bali. Sehingga jangan sampai persoalan keamanan dan kenyamanan yang kurang baik akan menjadi bumerang bagi Bali,” tegas Sugiada.
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026