Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 15 Mei 2026
Keluarga Korban Ormas Baladika yang Dibunuh Minta Para Pelaku Dihukum Setimpal
Senin, 25 Januari 2016,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Keluarga korban peristiwa berdarah penyerangan terhadap anggota Organisasi Masyarakat (ormas) Baladika Bali, meminta keadilan hukum dari aparat kepolisian dan instansi terkait agar mengusut tuntas serta memproses pelakunya dengan hukuman setimpal dengan perbuatannya.
"Saya harapkan aparat kepolisian dan instansi terkait agar memproses pelaku penyerangan, baik yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Kerobokan, Kabupaten Badung, maupun yang terjadi di kawasan Jalan Teuku Umar Barat lalau," ucap Ayu Siti, istri almarhum Ketut Budiasa (34), di Denpasar, Senin (25/1/2016).
Ia beserta keluarga besarnya juga berharap aparat kepolisian dan penegak hukum memberikan sanksi berat kepada pelaku penyerangan hingga menyebabkan korban tewas menggenaskan tersebut. Aparat penegak hukum, sambungnya, agar adil dalam menjatuhkan sanksi kepada para pelaku yang menghilangkan nyawa orang tersebut.
"Kini saya serahkan kepada aparat keamanan dan penegak hukum terkait kasus tersebut. Saya selaku istri korban merasa kehilangan segalanya, karena Budiarta alias Ketut Ubung merupakan tulang punggung kehidupan keluarga kami," ungkapnya.
Ayu Siti yang ditemani tiga anak dan kakak sepupunya itu menuturkan ketika peristiwa terjadi, dirinya dan keluarga tidak tahu persis. Namun, baru tahu malam hari jika suami tercinta yakni Ketut Budiarta tewas dibantai dan diberitahu oleh pihak kepolisian untuk memastikan ke ruang jenazah RSUP Sanglah Denpasar.
"Saya dan keluarga tidak tahu persis kejadian tersebut. Karena siang sebelum kejadian berdarah, sekitar pukul 13.00 Wita almarhum pamit dari rumah untuk bekerja di Terminal Ubung. Yang jelas sehari-hari dan selama ini suaminya adalah orang yang bertanggungjawab terhadak anak istri begitu juga kepada orang tuanya sangat berbakti," tuturnya.
Hal tersebut juga dibenarkan kakak sepupu alamarhum Ketut Budiasa, Nyoman Bawa Riasa bahwa adik sepupunya sebagai pekerja bagian tiket di Terminal Ubung Kota Denpasar.
"Adik sepupu saya sehari-hari biasa saja di rumah. Saya tidak tahu diluar adik saya itu ikut di ormas. Namun tiba-tiba kami dikejutkan dengan berita duka, bahwa adik saya tewas," imbuhnya.
Pasca kejadian ini, lanjut Nyoman Bawa Riasa, ia memohon kepada aparat keamanan dan penegak hukum agar kasus pembunuhan adiknya segera dituntaskan dan menindak pelakunya tanpa pandang bulu ataupun piliha kasih.
"Saya sekeluarga memohon kepada aparat keamanan dan penegak hukum mengusut tuntas pelakunya. Saya harapkan aparat tidak pilih kasih terhadap pelaku, walau mereka ormas Laskar Bali yang selama ini disegani dan ditakuti di Bali," harapnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1356 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1035 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 877 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 779 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026