Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Pasca Rusuh Ormas, Dirjen Bimas Hindu Harap Seluruh Warga Jaga Keamanan‎ Bali
Jumat, 29 Januari 2016,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pasca peristiwa penyerangan antar organisasi masyarakat (ormas), Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama Prof Dr I Ketut Widnya berharap masyarakat Bali tetap menjaga keamanan. Ia juga meminta pihak kepolisian bersama pihak terkait agar mengusut tuntas para pelaku dan memberinya hukuman yang sesuai hukum yang berlaku.
"Kami imbau masyarakat agar tetap tenang dan menjaga Bali tetap kondusif, sehingga aktivitas kembali seperti biasa. Memang Pulau Dewata sebagai daerah tujuan wisata dan membuka lapangan pekerjaan di berbagai bidang, sehingga tidak menutup kemungkinan juga terjadi persaingan kerja," kata Widnya di Denpasar, Jumat (28/1/2016).
Ia juga mengharapkan dengan persaiangan kerja yang cukup tinggi tidak menutup kemungkinan juga adanya kriminal. Namun kesigapan dari aparat kepolisian, TNI dan instansi terkait akan dapat meminimalisasi kemungkinan tindakan kriminal tersebut.
"Kami harapkan peran aparat dan masyarakat harus bersatu membangun Bali agar maju. Jika ada kerusuhan aparat harus menangkap pelakunya dan memproses sampai tuntas. Sehingga pemberitaan akan bisa mendidik dan secara transparansi menyampaikan kronologisnya," harapnya.
Terkait keberadaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Kerobokan, Kabupaten Badung, Widnya mengharapkan petugas lapas harus tegas menindak para narapidana yang melanggar aturan. Jika merasa keteteran dalam pengawalan napi, seharusnya sebelum kejadian sudah mengantisipasi dan minta bantuan kepada aparat kepolisian.
"Kepala Lapas Kerobokan semestinya setiap saat melakukan evaluasi terhadap kinerja lingkungannya. Jika merasa kekurangan personel seharusnya melaporkan kepada Departemen Hukum dan HAM untuk diberikan tambahan pegawai dalam menjaga keamanan lapas tersebut," tegasnya.
Lebih lanjut Widnya juga meminta pihak Lapas Kerobokan agar terus melakukan pembinaan mental dan spiritual dengan mendatangkan pada penceramah dari masing-masing agama.
"Pencerahan dari para narasumber dari masing-masing agama yang dihadirkan secara berkelanjutan di Lapas bertujuan untuk menyadarkan hakekat hidupnya, sehingga tidak berbuat jahat dan merugikan sesama manusia. Dan mereka agar sadar tidak mengulangi perbuatannya yang melanggar hukum agama dan hukum negara," tandasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2564 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1948 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026