Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
Banjir di Pemuteran Lumpuhkan Arus Singaraja-Gilimanuk
Sabtu, 13 Februari 2016,
02:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Hujan deras yang turun di hampir seluruh wilayah Buleleng menyebabkan terjadi beberapa bencana alam berupa banjir. Banjir terpantau terjadi di beberapa titik di Wilayah Kecamatan Gerokgak seperti di jalur Singaraja-Gilimanuk di Desa Pemuteran, Desa Gerokgak serta Desa Patas.
Banjir paling parah terjadi di Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Buleleng Jum’at (12/2) sejak pukul 13.00 Wita. Debit air yang tinggi akibat hujan deras yang melanda mengakibatkan banjir hampir setinggi 80 cm di jalur Singaraja-Gilimanuk.
Derasnya kucuran air dari arah selatan menyebabkan mobil ataupun motor yang melintas kesulitan untuk melintasi jalan. Banyak kendaraan yang terpaksa di dorong akibat mogok ataupun selip akibat lumpur yang mengendap di tengah jalan.
Menurut salah seorang warga Wayan Putru mengatakan bahwa banjir sudah sejak lima hari terjadi dengan curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan luapan air yang cukup deras dari arah selatan. Parahnya derasnya debit air yang terjadi tidak diimbangi dengan adanya gorong-gorong di sepanjang jalan sehingga menyebabkan banjir.
“Debit air sangat tinggi sejak lima hari ini, sedangkan gorong-gorong tidak ada ,“ Kata Putru
Sementara itu salah seorang pelaku usaha restaurant di Desa Pemuteran Ketut Sukiasa mengaku sejak terjadinya banjir dirinya mengaku menderita kerugian karena sedikit tamu yang dating melintas. Kerugian yang dialami tidak terlalu besar sekitar lima hingga 10 juta namun jika terus terusan terjadi kan jadi banyak kerugian yang dialami.
“ Pemerintah diharapkan bisa membuat gorong-gorong agar tidak kembali terjadi banjir “ imbuh Sukiasa
Sekitar pukul 16.00 Wita, sebuah alat berat tiba dilokasi banjir dan langsung membuat jalur air untuk mengurangi genangan air di jalan. Alat berat tersebut juga mengeruk pasir serta tanah yang mengendap di sepanjang jalan yang terendam banjir sehingga air berangsur-angsur surut.
Selain di Desa Pemuteran, titik banjir juga terjadi di Jalan Utama Singaraja-Gilimanuk di Desa Patas, serta Desa Gerokgak dengan ketinggian air sekitar 25 cm sehingga kendaran ekstra hati-hati untuk melintas.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
03
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1855 Kali
04
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1754 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026