Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
10 Jalan Shortcut Singaraja-Mengwitani Senilai Rp 2 Triliun Siap Dibangun
Jumat, 4 Maret 2016,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah melalui Direktorat Pembangunan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, merencanakan pembangunan 10 shortcut untuk ruas jalan Singaraja - Mengwitani. Pembangunan ke-10 shortcut ini direncanakan dibiayai APBN.
Untuk memastikan rencana tersebut, Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba bersama anggota, melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Kamis (3/3/2016). Mereka diterima Subdit Direktorat Pembangunan, Singgih, serta Balai Jalan, Satrio.
"Dari pertemuan ini, diketahui bahwa untuk trase Mengwitani-Singaraja ada 10 shortcut yang direncanakan, dengan total anggaran Rp 2 triliun lebih," papar Tamba, saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, usai kunjungan tersebut.
Dari 10 shortcut yang dirancang, 4 di antaranya yang menjadi prioritas dengan alokasi anggaran Rp. 620 miliar. Keempat shortcut dimaksud, masing-masing di Candi Kuning (cut and fill), Bedugul (cut and fill dan jembatan), Wanagiri (cut and fill) serta Air Terjun Gitgit.
"Untuk empat shortcut ini perlu biaya Rp. 624 miliar, belum termasuk pembasan tanah. Feasibility Study (FS) sudah dilakukan tahun 2015 dan Detail Engineering Design (DED) untuk 10 titik pada tahun 2016. Adapun Amdal dilakukan tahun 2017 dan rencana pembasan lahan 2018. Selanjutnya direncanakan proses konstruksi pada tahun 2019," beber Tamba.
Menurut politisi Partai Demokrat asal Jembrana ini, pada kesempatan tersebut Subdit Direktorat Pembangunan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Singgih, mengusulkan agar Pemprov Bali dapat berkontribusi dalam hal pembebasan lahan. Untuk hal ini, Pemprov Bali didorong agar meminta dukungan DPRD Bali.
"Untuk usulan ini, saya hanya sampaikan bahwa itu bisa dilakukan dengan menggunakan APBN atau sharing seperti pada pembangunan Bendungan Titab di Buleleng. Tentunya dalam waktu dekat kita akan diskusikan hal ini dengan Pak Gubernur," jelas Tamba.
Ia optimistis, untuk keempat prioritas pembangunan shortcut ini akan berjalan sesuai rencana. "Sebab kalau dari empat prioritas itu ada salah satu hambatan, maka bisa diambil sisa lagi yang enam. Karena DED untuk 10 shortcut," pungkas Tamba.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026